Tampilkan postingan dengan label accident. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label accident. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 April 2014

Hotel Majestic



Judul : Hotel Majestic (Peril at End House)
Pengarang : Agatha Christie (1932)
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2013
Tebal Buku : 321 halaman
Harga : Rp 50.000
Jenis Buku : Misteri, Thriller


Ketika tengah berlibur di sebuah pulau yang indah, St. Loo, tanpa sengaja Hercule Poirot dan Hastings bertemu dengan seorang gadis cantik yang ramah dan riang. Ia sangat mudah berbaur dengan orang yang baru ditemuinya bahkan tidak canggung untuk mengobrol cukup lama dengan kedua pria lajang yang baru dikenalnya itu. Dia adalah Nick Buckley, pemilik End House, sebuah rumah tinggal peninggalan keluarganya.

Pertemuan mereka ternyata membawa fakta bahwa nyawa Nick sebenarnya terancam. Tiga 'kecelakaan' dalam seminggu yang hampir membuatnya tewas menarik perhatian Poirot, sehingga dia mulai melakukan investigasi. Menurut Poirot hal itu cukup ganjal dan malah membuatnya berpikir kalau ketiga kejadian itu merupakan percobaan pembunuhan terhadap Nick. Diawali dengan sebuah lukisan besar yang jatuh, batu besar yang menggelinding dan hampir menimpanya, serta rem mobilnya yang tiba-tiba tidak berfungsi. Namun Nick menganggap hal itu hanyalah kecelakaan dan tidaklah terlalu penting.

Selama melakukan penyelidikan, Poirot dan Hastings juga bertemu dengan para sahabat Nick. George Challenger yang tampan, Frederica Rice dengan wajah murungnya, dan Jim Lazarus seorang pedagang lukisan. Poirot terus mengingatkan Nick bahwa kejadian tersebut bukanlah kecelakaan sehingga Nick harus berhati-hati apabila tidak ingin nyawanya melayang.

Dengan mengikuti saran dari Poirot, akhirnya Nick mengajak saudara sepupunya, Maggie Buckley untuk menemaninya di rumah besar tersebut. Maggie menyetujui permintaan Nick dan memilih menetap di End House. Namun sayang, si pembunuh salah mengira. Ia menembak Maggie yang disangkanya sebagai Nick ketika Maggie tengah mengenakan syal merah milik Nick dalam sebuah pesta di End House dan membuat nyawa Maggie melayang. Melihat kejadian itu Nick sangat histeris sehingga harus di bawa ke rumah sakit untuk memulihkan kondisinya. Selama masa pemulihan, Poirot memerintahkan pihak rumah sakit untuk melarang semua kunjungan untuk Nick, siapapun itu kecuali dirinya.

Poirot dan Hastings seakan mendapatkan cahaya terang ketika mengetahui bahwa Nick bertunangan dengan Michael Setton, seorang penerbang pewaris kekayaan yang meninggal beberapa waktu yang lalu dalam penerbangannya. Tetapi hubungan ini sengaja disembunyikan oleh Nick karena tidak mendapat restu dari paman Setton. Poirot terus menyelidiki seberapa besar warisan Michael Setton dan kepada siapa warisan itu akan diberikan. Ternyata seluruh harta Setton apabila ia meninggal akan diwariskan pada Magdala Buckley yang tidak lain adalah nama asli Nick.

Jadi, adakah hubungannya? silahkan baca sendiri dan saya jamin kalian akan sangat tidak menyangka :)

Minggu, 20 April 2014

Spring in London



Judul : Spring in London
Pengarang : Ilana Tan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2010
Tebal Buku : 270 halaman
Harga : Rp 42.000
Jenis Buku : Roman, Fiksi

Naomi Ishida adalah model terkenal keturunan Jepang yang kini menetap di London. Ia tinggal di sebuah flat bersama dengan dua temannya, Julie, seorang aktris teater, dan Chris, seorang kepala koki yang menyukai sesama jenis. Naomi sangat sibuk dalam menjalani profesinya. Ia bahkan menerima hampir semua tawaran pekerjaan untuk menyibukkan dirinya agar tidak terus berlarut-larut dalam kenangan kurang menyenangkan dirinya di masa lalu.

Hingga pada suatu hari, ia mendapat tawaran menjadi model sebuah video clip penyanyi Jung Tae-Woo dan dipasangkan dengan model Korea, Danny Jo, sebagai pasangannya di video klip tersebut. Naomi benar-benar tidak menyangka bahwa setelah sekian lama ia akan bertemu dengan seseorang yang berkaitan erat dengan masa lalu yang ingin dilupakannya. Karena itulah, sikap Naomi pada Danny Jo menjadi kurang bersahabat. Naomi sering menolak kebaikan yang ditawarkan oleh Danny hingga membuat Danny menjadi heran sekaligus penasaran karena menurutnya, inilah waktu pertama kali mereka bertemu dan tidak mungkin Danny melakukan perbuatan yang buruk pada Naomi di masa lalu.

Hal inilah yang lambat laun membuat Danny tertarik pada sosok Naomi. Perlakuan yang didapatnya malah semakin membuat Danny menyukai Naomi dan merasa harus melindungi gadis itu. Ia bahkan mulai merasakan rasa rindu setiap kali Naomi tidak berada di sisinya.

Seperti di dalam novel-novel lainnya, terdapat juga konflik kecil di dalam novel ini. Kehadiran Miho Nakajima, teman baik Naomi yang ternyata akan dijodohkan dengan Danny adalah salah satunya. Ketika Naomi mulai merasakan sesuatu yang berbeda pada diri Danny, Miho muncul dan mengatakan ketertarikannya pada Danny. Begitu pun dengan hati kecil Danny yang sedikit ragu apakah Naomi benar-benar tidak menaruh hati pada kedua bola mata Chris yang menurutnya mampu menaklukan setiap wanita yang ditemuinya.

Kenyataan bahwa perasaan mereka berdua mungkin saja bisa disatukan terhalang oleh kejadian masa lalu Naomi yang baru diketahui oleh Danny. Cerita masa lalu yang menjelaskan semua sikap dingin Naomi pada Danny pada awal pertemuan mereka. Danny merasa begitu merasa bersalah dan tidak mau menambah beban Naomi dengan rasa cintanya.

Rabu, 19 September 2012

Blind Date


Judul : Blind Date
Pengarang : Alia Zalea
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2010
Tebal Buku : 272 halaman
Harga : Rp 39.000
Jenis Buku : Metropop

Blind Date merupakan novel keempat karangan Alia Zalea. Kali ini pengarang menceritakan tentang Titania Larasati yang sudah kepepet harus memberikan orang tuanya seorang menantu, mengingat usianya yang hampir menginjak kepala tiga. Penggambaran sosok Titania yang dibuat tidak cantik namun mampu tampil menarik bisa dibilang sangat berbeda dengan kebanyakan novel romantis, jadi berasa dibelaaa ;;) hehehe



Singkat cerita, Titania mendaftar di sebuah biro jodoh dengan mengeluarkan US$2,000 untuk memepertemukannya dengan laki-laki idamannya. Dorongan dari sang adik dan penghianatan oleh Brandon, kekasihnya, membuat Titania mantap dengan pilihannya. Oh ya, di awal cerita dikatakan bahwa Titania sendiri yang memergoki Brandon berselingkuh dengan sekretarisnya. Alasannya juga amat sangat menggelikan, yakni karena Titania tetap memepertahankan virginitasnya selama tiga tahun mereka berpacaran. Padahal bukan tidak mungkin Titania yang saat ini tinggal si Amerika menyerahkan begitu saja harga dirinya, toh banyak remaja Indonesia yang melakukannya ( oopsss :'( )

Seakan mendapat sebuah kutukan dari Brandon yang mengatakan bahwa tidak ada lelaki yang akan menyukai dirinya kecuali Brandon, membuat Titania mati-matian mencari pasangan. Tapi apa mau di kata, semua klien yang disodorkan padanya nggak ada yang 'nyantol' di hatinya. Sampai suatu saat ia bertemu dengan Rilley, programmer bule yang saat itu kebingungan mencari selada di fresh market. Sejak saat itu, secara tidak sengaja, Titania dan Rilley semakin sering bertemu, entah saat ban mobil Titania bocor atau saat Titania diganggu oleh orang jahat...kebetulan yang menguntungkan ;)

Tanpa disangka ternyata Rilley adalah salah satu klien yang akan dijodohkan pada Titania. Mengetahui hal itu, tentu Titania merasa sangat senang, begitu juga Rilley. Akhirnya mereka memutuskan untuk jadian. Hubungan percintaan mereka berjalan mulus selama dua bulan pertama sampai akhirnya Titania bertemu dengan Brandon. Brandon mengatakan kalau Rilley hanya penasaran pada wanita Asia seperti Titania...disini Titania merasa ragu pada Rilley.


Hubungan Titanian dan Rilley putus begitu saja tanpa ada alasan dari Titania. Padahal Rilley sudah sangat menyayangi Titania, walaupun 'keinginannya' kadang-kadang muncul ketika bersama Titania, tapi ia berusaha menahannya. Semakin lama, Titania makin merasa kesepian. Rilley yang selama ini menemaninya mulai dirindukannya. Dengan penuh rasa bersalah, Titania menghubungi Rilley, tapi kabar yang ia dapat agak mengejutkan. Rilley pergi ke kota lain untuk berlibur selama beberapa bulan. 

Dengan mengendarai mobilnya, Titania berniat menyusul Rilley menuju bandara. Namun ditengah jalan ia mendapat kecelakaan sehingga harus dirawat di rumah sakit. Naaaah, mulai deh dari sini semua kejadian di atas diceritakan kembali oleh Rilley dan Didi, adik Titania.



Pada akhir cerita Rilley dan Titania menikah...what a life ;) aku suka banget bagian saat Rilley menggambarkan sosok wanita Asia dimatanya hehe Rilley bilang kalau wanita Asia bisa membuat orang Amerika seperti dirinya malu untuk mendekati karena sikap mandiri yang sudah tertanam dalam diri wanita Asia ;) tapi Rilley bilang wanita Asia mudah tersinggung....hayoo loohhh....