Tampilkan postingan dengan label sad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sad. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 April 2014

Spring in London



Judul : Spring in London
Pengarang : Ilana Tan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2010
Tebal Buku : 270 halaman
Harga : Rp 42.000
Jenis Buku : Roman, Fiksi

Naomi Ishida adalah model terkenal keturunan Jepang yang kini menetap di London. Ia tinggal di sebuah flat bersama dengan dua temannya, Julie, seorang aktris teater, dan Chris, seorang kepala koki yang menyukai sesama jenis. Naomi sangat sibuk dalam menjalani profesinya. Ia bahkan menerima hampir semua tawaran pekerjaan untuk menyibukkan dirinya agar tidak terus berlarut-larut dalam kenangan kurang menyenangkan dirinya di masa lalu.

Hingga pada suatu hari, ia mendapat tawaran menjadi model sebuah video clip penyanyi Jung Tae-Woo dan dipasangkan dengan model Korea, Danny Jo, sebagai pasangannya di video klip tersebut. Naomi benar-benar tidak menyangka bahwa setelah sekian lama ia akan bertemu dengan seseorang yang berkaitan erat dengan masa lalu yang ingin dilupakannya. Karena itulah, sikap Naomi pada Danny Jo menjadi kurang bersahabat. Naomi sering menolak kebaikan yang ditawarkan oleh Danny hingga membuat Danny menjadi heran sekaligus penasaran karena menurutnya, inilah waktu pertama kali mereka bertemu dan tidak mungkin Danny melakukan perbuatan yang buruk pada Naomi di masa lalu.

Hal inilah yang lambat laun membuat Danny tertarik pada sosok Naomi. Perlakuan yang didapatnya malah semakin membuat Danny menyukai Naomi dan merasa harus melindungi gadis itu. Ia bahkan mulai merasakan rasa rindu setiap kali Naomi tidak berada di sisinya.

Seperti di dalam novel-novel lainnya, terdapat juga konflik kecil di dalam novel ini. Kehadiran Miho Nakajima, teman baik Naomi yang ternyata akan dijodohkan dengan Danny adalah salah satunya. Ketika Naomi mulai merasakan sesuatu yang berbeda pada diri Danny, Miho muncul dan mengatakan ketertarikannya pada Danny. Begitu pun dengan hati kecil Danny yang sedikit ragu apakah Naomi benar-benar tidak menaruh hati pada kedua bola mata Chris yang menurutnya mampu menaklukan setiap wanita yang ditemuinya.

Kenyataan bahwa perasaan mereka berdua mungkin saja bisa disatukan terhalang oleh kejadian masa lalu Naomi yang baru diketahui oleh Danny. Cerita masa lalu yang menjelaskan semua sikap dingin Naomi pada Danny pada awal pertemuan mereka. Danny merasa begitu merasa bersalah dan tidak mau menambah beban Naomi dengan rasa cintanya.

Selasa, 18 Februari 2014

London


Judul : London : Angel
Pengarang : Windry Ramadhina
Penerbit : Gagasmedia, 2013
Tebal Buku : 330 halaman
Harga : Rp 52.000

 


Semua karena cita-cita Ning. Kalau bukan karena semua impiannya tidak berada di kota London, tempat dengan jarak bermil-mil dari Jakarta, Gilang tidak mungkin merasakan kegelisahan kalau-kalau sampai kehilangan gadisnya itu. Ning dan Gilang sudah bersahabat sedari kecil. Tidak ada batasan bagi mereka berdua, sampai entah kapan Gilang merasakan sesuatu yang berbeda setiap kali ia bersama dengan Ning. Ada sesuatu yang belum pernah ia rasakan. Mungkinkah cinta?
 
 
 
 
Karena hasutan dari teman-teman lelakinya, akhirnya Gilang nekat menyusul Ning ke London. Gilang sengaja tidak memberitahu Ning karena ia berharap gadis itu akan terkejut melihat kehadirannya. Ia hanya memiliki waktu lima hari di London dan itu akan dimanfaatkan oleh Gilang sebaik-baiknya untuk menyatakan perasaannya pada Ning.
 
Sesampainya di London, niat Gilang untuk langsung bertemu dengan Ning gagal. Gadis itu tidak berada di kediamannya karena urusan pekerjaan. Dengan kecewa akhirnya Gilang memutuskan untuk menuju penginapan yang sudah di pesannya, Madge, yang berada tidak jauh dari kediaman Ning.
 
Di Madge, Gilang berkenalan dengan salah seorang pelayan yang bekerja di sana, Ed. Dia adalah lelaki keturunan London-India sehingga ia tidak mirip dengan laki-laki London kebanyakan yang kaku, malah Ed tergolong sangat berisik. Ed mendorong Gilang untuk melihat London Eye di Southbank. Awalnya ia tidak berminat tapi akhirnya ia pergi juga ke sana. Di sana ia bertemu dengan seorang gadis dengan paras menawan yang memaksanya menaiki London Eye. Entah mengapa Gilang yang sebenarnya tidak terlalu bersahabat dengan ketinggian menyetujui ajakan gadis itu. Rambut ikal yang indah, kulit putih yang bercahaya, mata biru yang cantik, dan bibir yang begitu menggoda gadis itu begitu menarik perhatian Gilang. Tapi, pertemuan itu tidak berlangsung lama. Gilang kehilangan jejak Goldilocks--ia memanggilnya begitu--seiring dengan semakin redanya hujan yang turun. Gadis itu meninggalkan payung merah miliknya.
 

Ning sangat menyukai seni. Perhatiannya pasti akan tersedot habis-habisan apabila berhadapan dengan lukisan, patung, dan seni lainnya. Tapi, ada sesuatu yang lain ketika Ning bertemu dengan Finn, seorang seniman yang ia kenal. Gilang menangkap sinyal kalau laki-laki itu berusaha merebut Ning darinya. Belum lagi karena rona merah di wajah Ning saat ia menatap Finn yang selalu muncul jika mereka sedang tenggelam berdua dalam dunia seni mereka, dimana Gilang tidak pernah menemukan rona merah yang sama ketika Ning bersama dirinya.
 
Dengan semua kejadian yang berlangsung selama lima hari di London, Gilang makin menyadari bahwa takdirlah yang membawanya pergi. Semua yang ia lakukan tidak sia-sia karena ia akan mendapatkan apa yang mesti di dapatnya dan melepas apa yang memang tidak bisa menjadi miliknya.



Selasa, 14 Januari 2014

Menunggu


Judul : Menunggu
Pengarang : Dahlian & Robin Wijaya
Penerbit : GagasMedia, 2012
Tebal Buku : 304 halaman
Harga : Rp 46.000
Jenis Buku : GagasDuet

"Dia punya janji, mencintaimu saat ini. Aku punya hati, mencintaimu sampai mati."

---Last Chance---

Akhirnya, setelah tiga tahun lebih menetap di Melbourne, Risa kembali ke Indonesia. Kalau saja bukan karena Dhani, kakaknya, yang akan menikah, entah kapan ia berencana kembali ke negeri kelahirannya itu. Awalnya Risa hanya berencana untuk menghadiri acara pernikahan kakaknya itu lalu kembali ke Australia. Namun, setelah mengetahui bahwa Aby, sahabat Dhani sekaligus laki-laki yang paling dicintai Risa, ikut terlibat dalam mengurusi keperluan pernikahan, Risa dengan senang hati menjadi orang yang rela bersibuk-sibuk-ria mengurusi pernikahan Dhani. Sebenarnya Aby sempat menolak untuk bekerja sama dengan Risa karena yang mereka hadapi ialah pekerjaan yang mudah, hanya mengurus undangan dan souvenir. Tapi, Risa terus mendesak dan akhirnya mereka harus berkerja sama.

Selama mengurusi keperluan pernikahan kakaknya, Risa tidak henti-hentinya berusaha melelehkan sikap dingin Aby padanya. Banyak cara yang Risa lakukan. Mulai dari berpakaian seksi, mengambil hati Aby dengan berpura-pura menyukai anjing (walaupun pada akhirnya ia malah kesusahan karena gigitan anjing rabies), dan berbicara dengan nada yang lembut. Hal tersebut sia-sia karena Aby masih terus bersikap cuek padanya. 

Aby sebenarnya juga menyukai Risa, namun ia ingat ucapan Dhani bahwa ia tidak boleh memacari adiknya itu. Hal itu lah yang membuat Aby selalu menjauhkan diri dari Risa agar perasaannya tidak semakin berkembang. Ia tidak mau mengambil resiko berselisih dengan sahabatnya hanya karena mementingkan perasaannya.

Karena dinding pertahanan Aby tidak kunjung roboh, Risa akhirnya harus merelakan harga dirinya roboh dengan mengungkapkan perasaannya pada Aby. Tentu saja ia mendapat penolakan dari Aby. Tapi, setelah sekian lama, akhirnya Aby tahu kalau ucapan Dhani dulu tidaklah serius. Dhani tidak pernah mempermasalahkan apakah nantinya Aby menyukai Risa atau tidak. Tanpa menunggu lagi, akhirnya Aby menyatakan perasaannya dan mengakui kemunafikannya. Tentu saja ini membuat Risa sangat senang meskipun dia harus jatuh bangun terlebih dahulu untuk mendengar pernyataan Aby.


 
---Reason---

Gantar dan Lenka sudah berteman sejah masa kuliah, namun karena memilih masa depan yang berbeda, akhirnya mereka berpisah. Walaupun begitu, mereka berjanji untuk selalu berhubungan meskipun jarak mereka terpaut cukup jauh. Sekian tahun berlalu, Gantar berhasil menjadi seorang cameraman di sebuah stasiun televisi. Pada suatu siang, tanpa sengaja ia melihat acara berita di televisi dan mendapati bahwa pembawa acara berita tersebut adalah orang yang sangat dikenalnya, yakni Lenka. Bersamaan dengan kehadiran Lenka, perasaan yang dulu di rasakan Gantar kembali timbul.

Dengan berbagai informasi yang di dapatnya, akhirnya Gantar bisa kembali bertemu dengan Lenka. Lenka telah bertransformasi menjadi wanita yang elok namun tetap ramah seperti waktu dulu. Gantar tidak bisa mengelakkan perasaanya, ia masih sangat mencintai gadis itu.

Tapi sayang, harapan dan janjinya bersama Lenka berbalik menghantam Gantar. Lenka yang dulu masih sendiri, sekarang sudah bersama orang lain, Barata, seorang atasan Lenka di stasiun televisi tempat Lenka bekerja. Lenka di hadapkan pada dua kenyataan, yakni ia masih mengharapkan Gantar dan tidak bisa meninggalkan Barata yang selama ini ada untuknya.

Kamis, 17 Januari 2013

Runner-Up Girl


Judul : Runner-Up Girl
Pengarang : Hanna Natasha
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2012
Tebal Buku : 168 halaman
Harga : Rp 35.000
Jenis Buku : Teenlit

Novel yang menceritakan tentang Mira, gadis tomboi dari keluarga kaya raya, memiliki rambut keriting yang sama ambisius dan perfeksionisnya dengan sang Mama. Memang, buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya. Karena hal itulah, Mira dituntut untuk selalu menjadi si nomor satu di segala bidang. Apabila tidak, Mamanya akan kecewa dan marah, begitupun Mira yang akan sangat sedih.

Mira berteman dengan Kelly, sahabatnya yang feminin dan berasal dari keluarga biasa-biasa saja. Namun terkadang, Mira sangat merasa iri pada Kelly yang memiliki seorang Ibu yang penyayang dan lembut, berbeda dengan Mamanya. Tidak jarang mereka berkhayal agar dapat bertukar posisi sebentar saja. Kadang-kadang, Mira malah lebih memilih sarapan di rumah Kelly. Makanan buatan Ibu Kelly sangat enak, membuat Mira betah berlama-lama di rumah sederhana itu.

Mira dan Kelly bertemu dengan Riku, murid satu sekolah yang mereka temui ketika dalam perjalanan ke sekolah. Sejak hari itu, akhirnya mereka menjadi akrab. Seiring berjalannya waktu, timbul rasa sayang Riku kepada Mira, melebihi rasa sayangnya sebagai sahabat kepada Kelly maupun teman wanita mereka yang lain. Tanpa disangka ternyata Kelly malah jatuh hati Riku. Kelly sempat mengutarakan perasaannya itu pada Mira, tapi emang dasar Mira yang cuek, ia tidak terlalu ambil pusing dengan hal itu.


Mira yang memang selalu dituntut untuk menjadi nomor satu mendapat halangan dari Aoi, murid bermata sipit yang menjadi saingannya dalam mendapat posisi nomor satu. Aoi adalah cowok yang cerdas, namun sikapnya yang selalu dingin pada Mira membuat Mira selalu saja kesal pada tingkah Aoi. Suatu waktu, sekolah mereka mengadakan pemilihan ketua OSIS tahun ajaran baru. Mira yang memang mendapatkan posisi ketua OSIS mati-matian agar bisa terpilih, namun sayang, ia harus bisa berbesar hati karena Aoi-lah yang terpilih sebagai ketua. Mira dengan berat hati menjadi wakil Aoi. Meski sering bekerja sama dalam kegiatan OSIS, tapi tetap saja hubungan mereka tidak pernah baik.

Pepatah yang mengatakan batu kokoh, apabila terus menerus terkena tetesan air, maka akan berlubang juga, ternyata terbukti pada kehidupan Mira. Pertemuan-pertemuan dengan Aoi, membuat Mira nyaman dengan adanya Aoi di sekitarnya. Sikap Aoi yang dingin, lama kelamaan semakin menghangat. Mira menaruh hati pada Aoi, meskipun Aoi seakan terus menghindar dari perasaan yang sama dengan perasaan Mira. Aoi merasa tidak pantas karena ia hanya seorang anak dari fotografer yang berpenghasilan pas-pasan. Ayah Aoi juga sering berpesan agar anaknya tidak terlalu sering bergaul dengan anak-anak orang kaya, apalagi menjalin kasih, karena akan hanya menebar luka.

Sebelum mengetahui bahwa Mira anak orang kaya, ayah Aoi sangat menghargai Mira. Ia membiarkan masuk ke dalam rumah, membuatkan makanan untuknya, dan membicarakan hal apa saja. Tetapi, sejak Mira membuatkan segelas teh resep keluarganya untuk di sajikan pada ayah Aoi, seketika perilaku ayah Aoi berubah 180 derajat. Hal itulah yang semakin memperjelas hubungan antara mama Mira dan ayah Aoi. Setelah di selidiki, akhirnya Mira tahu kalau Aoi adalah singkatan dari sebuah sanggar fotografi milik ayah Aoi, yakni sanggar Aku Orang Indonesia. Nama Aoi adalah Aoi Lucios. Lucios merupakan akronim dari Lulu Cinta Oscar, penggabungan nama mama Mira dan ayah Aoi. Ayah Aoi sangat membenci orang kaya karena mama Mira dulu mencampakannya, lebih memilih menikah dengan papa Mira, yang merupakan orang kaya. Selain itu, ayah Aoi juga sangat membenci dirinya sendiri, karena sudah sekian lama kejadian itu, tapi ia tetap mencintai mama Mira.

Karena pretasinya, Aoi mampu melanjutkan pendidikannya ke luar negeri. Tapi, yang membuat Mira sedih, Aoi tidak memberinya pesan sama sekali. Harapan untuk bertemu dengan Aoi yang membuat Mira kembali bersemangat. Mira percaya bahwa cinta akan mempertemukan mereka berdua, Mira juga berjanji untuk menciptakan kehidupan yang menyenangkan seperti yang diharapakan mamanya dan ayah Aoi dulu. Pada akhirnya, hubungan Mira dengan mamanya menjadi semakin dekat. Mamanya kini mengurangi intensitasnya bekerja dan lebih banyak meluangkan waktu untuk Mira. 

Idol Gagal



Judul : Idol Gagal
Pengarang : Indra Widjaya
Penerbit : Bukune, 2012
Tebal Buku : 308 halaman
Harga : Rp 38.000
Jenis Buku : Non Fiksi Komedi


Idol Gagal adalah buku perdana Indra Widjaya (@indrawidjaya) yang menceritakan segudang kegagalan yang ia alami hehehe... tercermin dari judulnya ‘kan? Di buku ini diuraikan semua pengalaman hidup yang dilalui Indra. Kisah hidupnya di bagi per bab dalam buku, mulai dari asal usul dirinya, kehidupan nomaden yang ia lakukan sejak kecil, kisah romantis kedua orang tuanya, kegagalan hidupnya, sampai mahluk-mahluk yang pernah dan sampai sekarang tinggal di rumahnya. Semuanya di ceritakan secara kocak dan menghibur. Tapi, ada satu bab yang bisa membuat mata berkaca-kaca atau bahkan sampai berurai air mata, yakni cerita tentang ayahnya, Pak Widjaya, seorang ayah yang menjadi inspirasinya. Secara keseluruhan, buku ini bisa dijadikan motivasi untuk terus bangkit dari kegagalan dan tidak berhenti mencoba. Kalau Indra bisa, kenapa kita tidak?


Salah satu bab membahas tentang peliharaan keluarga Widjaya. Tadaaaa ini dia Kellmo Widjaya, si kelinci playboy pemuja wanita penghina pria. Bahkan si Kellmo ini dibuatin account twitter khusus agar bisa merajalela di dunia maya -______- bisa dilihat avatarnya? yaaaap, playboy maksimal...

Indra Widjaya sekarang hidup bertiga dengan Adiknya, Ary Widjaya, dan Ibunya, Nyonya Syariah...

Truth or Dare




Judul : Truth or Dare
Pengarang : Winna Efendi & Yoana Dianika
Penerbit : GagasMedia, 2012
Tebal Buku : 304 halaman
Harga : Rp 48.000
Jenis Buku : GagasDuet

“Saat mencintai seseorang, apa pun kesalahannya, kamu tidak akan bisa begitu saja berhenti mencintainya.”

Hubungan persahabatan satu laki-laki dan dua perempuan sepenuhnya tidak ada yang tulus, begitu kata Heather pada Catherine di sebuah pesta dansa, tapi tentunya Catherine tidak mengindahkan perkataan gadis paling populer, sekaligus paling menyebalkan di sekolahnya. Catherine dan Alice adalah dua sahabat yang sangat kontras. Tidak seperti Catherine, Alice merupakan sosok pendiam dan kurang bisa berbaur dengan lingkungannya. Alice pengidap disleksia, sebuah gangguan pada diri seseorang yang menyebabkan pengidapnya kesulitan dalam mengolah kata. Hal ini juga lah yang menyebabkan Alice tinggal kelas dan terpaksa mengulang satu tahun. Cat, panggilan Alice pada Catherine, sebenarnya adik kelas Alice, namun karena masalah tadi mereka akhirnya bisa saling mengenal. 


Persahabatan mereka dimulai ketika Cat membela Alice yang sedang dipermalukan oleh pasangan ‘selebriti’ sekolah, Heather dan Dustin. Mereka mengolok Alice, namun gadis itu hanya tertunduk dalam diam. Cat yang sudah kehilangan kesabaran akhirnya memukul Dustin agar bisa membuatnya berhenti mengolok Alice. Hal itu bisa membuat Dustin berhenti, tapi hukuman tetap harus dijalani Cat. Alice yang merasa tertolong sekaligus bersalah, berusaha meminta maaf pada Cat, tapi ternyata Cat tidak peduli, ia hanya ingin Alice sedikit berani. 

Persahabatan mereka berdua berjalan dengan sangat manis. Apalagi setelah kedatangan sosok Julian, siswa pertukaran dari Indonesia dengan kacamata dan kulit coklatnya, di antara Alice dan Cat. Mereka bertiga semakin akrab setelah mengerjakan sebuah proyek tugas dari guru sejarah mereka. Mereka semakin tidak terpisahkan. 

Waktu terus berganti, begitupun dengan perasaan masing-masing di antara mereka. Diam-diam Alice mengagumi sosok Julian yang mampu membuatnya merasa nyaman, selalu mendengarkan pendapatnya, menganggap dirinya ada. Namun Alice tidak mengungkapkan perasaannya itu, karena di saat yang bersamaan pula, Cat terlihat seolah menyukai sosok Julian. 

Pada akhirnya Cat dan Julian resmi berpacaran. Mereka berdua bahkan menjadi topik gosip terhangat di sekolah. Walau begitu, mereka terus mempertahankan hubungan persahabatan mereka bertiga. Cat dan Julian sering memaksa Alice untuk ikut menikmati waktu bersama, meminimalisirkan batas di antara Cat-Julian dan Alice. Alice meski meresa tidak enak, menghargai usaha Cat untuk tetap dekat dengannya. Mereka sering berjalan menikmati Belfast, kota kecil tempat mereka tinggal, bertiga. Menyusuri pantai sepi yang tidak jauh dari rumah, atau mengunjungi toko tempat Alice bekerja. Semuanya berjalan lancar, sampai suatu saat nenek Alice mendadak pingsn dan harus di larikan ke rumah sakit. Saat itu Alice benar-benar diliputi rasa cemas. Ibunya tidak bisa menolong banyak, karena Ibunya sendiri mengidap phobia apabila harus berada di lingkungan luar--Ibu Alice akan dilanda ketakutan yang luar biasa bila berada di tempat umum-- Alive menghubungi Cat, namun Cat tidak menjawab panggilan Alice. Pilihan kedua, Alice menelepon Julian. Mendengar nada bicara Alice yang terdengar panik, Julian langsung menemui Alice di rumah sakit. Sangat disayangkan, malam itu Julian memiliki janji dengan Cat. 

Cat yang menunggu Julian di sebuah cafe akhirnya tidak bisa bersabar lebih lama karena Julian tidak kunjung datang. Cat juga menyesali karena dia lupa membawa ponselnya. Cat akhirnya memutuskan untuk pulang. Di rumah, alangkah terkejutnya ia ketika mendapat pesan dari Alice. Tanpa babibu, dengan mengendarai mobil ibunya, Cat menyusul Alice ke rumah sakit. Sesampainya di sana, setelah melewati lorong-lorong gelap rumah sakit, Cat memergoki Alice dan Julian sedang berciuman. Emosi menjalar ke seluruh tubuh Cat. Julian berusaha menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, begitu pun Alice, tapi Cat tidak mau mendengar. Ia meninggalkan rumah sakit dengan hati yang masih kacau. 

Singkat cerita hubungan antara Cat dan Alice merenggang. Bahkan Cat tidak mengabari Alice kalau ia akan pindah ke kota lain. Di musim dingin yang tidak dilaluinya bersama Cat selama hampir dua tahun, Alice kembali ingin mengulang memori kebersamaannya dulu dengan Cat dan Julian. Alice pergi ke sebuah jurang yang tidak terlalu tinggi tempat mereka bertiga sering berbuat gila dengan menceburkan diri ke dalam air laut yang bersuhu rendah di musim dingin. Setelah melepaskan pakaiannya, Alice menceburkan diri ke dalam air. Sayang, ombak besar menggulung tubuhnya yang melemah, Alice meninggal dunia. 

Cat yang mendapat kabar mengenai kematian Alice merasa sangat terpukul. Ia yang biasanya berpakaian asal-asalan, pada hari pemakaman Alice terpaksa menggunakan pakaian yang sangat rapi, sesuai dengan janjinya dulu kepada Alice ketika sedang bergurau. Lihat Al, aku dress up hari ini. Aku menggunakan dress warna hitam dan high heels hitam yang kembar denganmu itu. Kau harus membayar ini semua, Al. Membayarku yang mau berpenampilan rapi di depan banyak orang. Al, aku dress up di waktu yang salah. Yah, waktunya salah, Al. Aku memenuhi permintaanmu untuk berpakaian rapi ketika menghadiri upacara pemakamanmu. Ini ironi kan, Al. 

Rabu, 24 Oktober 2012

If I Stay


Judul : If I Stay
Pengarang : Gayle Forman
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2011
Tebal Buku : 200 halaman
Harga : Rp 35.000
Jenis Buku : Terjemahan

Salah satu novel mengharukan yang berhasil membuat saya lumayan terenyuh, tentang seorang gadis bernama Mia yang bisa dibilang hidupnya sempurna. Ia memiliki keluarga yang sangat disayanginya, walaupun terkadang dia selalu merasa berbeda dengan anggota keluarganya itu. Ayah, Ibu, dan adiknya, Teddy, semua bermata biru dan berambut pirang. Ketiganya juga menyukai musik-musik keras seperti rock dan heavy metal, yang sangat jauh berbeda dengan Mia. Ia memiliki mata coklat, rambut gelap, dan menggeluti cello sebagai pilihan selera musiknya. Belum lagi Adam, kekasihnya, yang juga seorang bintang rock di band Shooting Star.

Hidup Mia berubah drastis di suatu pagi bersalju ketika mereka sekeluarga ingin mengunjungi salah satu teman. Kecelakaan tragis merengut nyawa Ayah dan Ibunya seketika, begitu pun Teddy yang meski sempat di bawa ke rumah sakit, namun nyawa tetap tidak tertolong. Kondisi Mia saat itu juga sangat kacau, kakinya patah, organ dalam tubuhnya berantakan. Dengan sigap petugas medis menolong Mia dan membawanya ke rumah sakit. Butuh beberapa menit bagi Mia untuk menyadari kalau dirinya yang sekarang, bukanlah dia yang diangkut ke dalam ambulance, dia yang dibawa kerumah sakit, dia yang memiliki tubuh. Diri Mia yang sekarang adalah Mia yang tidak kasat mata, hanya berupa arwah.

Ditengah kebingungan, Mia dihadapkan pada dua pilihan sulit--tetap tinggal atau pergi--selama satu hari kita disuguhkan flashback kehidupan Mia, dari mulai ia bertemu Adam, berteman dengan Kim, menghabiskan waktu bersama keluarga, dan hal-hal lain yang makin membingungkan Mia untuk memilih. Namun akhirnya, Mia menyadari betapa berharganya nilai kehidupan, ia memilih untuk tetap tinggal.

Kyaaaaa novel yang patut diacungi jempol deh, walaupun ceritanya jadi rada-rada mirip sama drama Korea, 49days, tapi yang beda Mia disini hanya satu hari untuk bisa kembali hidup. Secara keseluruhan novel ini jadi rekomen. Ada juga lanjutan dari novel ini, Where She Went.

Selasa, 25 September 2012

Sunshine Becomes You


Judul : Sunshine Becomes You
Pengarang : Ilana Tan
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2012
Tebal Buku : 432 halaman
Harga : Rp 65.000
Jenis Buku : Metropop

Sunshine Becomes You menyoroti kehidupan Mia Clark dan Alex Hirano. Alex Hirano adalah cowok keturunan Jepang yang lama tinggal di Amerika. Ia merupakan seorang pianis terkenal. Pertemuannya dengan Mia Clark yang sangat tidak terduga, ternyata bisa langsung mengubah hidupnya.

Mia Clark adalah seorang guru tari di sebuah studio tari dan berteman akrab dengan Ray Hirano, adik Alex Hirano. Mia adalah penari kontemporer yang hebat dan berbakat, namun karena sebuah alasan, ia memutuskan untuk hanya mengajar.


Mia yang terjatuh dari tangga dan menimpa Alex merupakan awal pertemuan mereka. Bukannya Mia yang cedera, malah tangan kiri Alex yang terkilir parah sampai-sampai harus dilarikan ke rumah sakit. Alex merasa frustasi dengan keadannya, karena ia tidak bisa menghabiskan waktunya di depan piano lagi selama tangannya sakit. Kebenciannya pada Mia langsung timbul, membuat Mia agak takut dengan tatapan Alex. Lalu alex menjuluki Mia sebagai 'Malaikat Kegelapan', meskipun wajahnya bisa dibilang menarik, tapi Mia sudah membuat Alex celaka.

Karena merasa bersalah, Mia memutuskan untuk menjadi 'tangan kiri' Alex, yang bertugas membantu Alex dalam beraktivitas. Pada awalnya, Alex mengacuhkan Mia, tidak menggubris semua yang dilakukan Mia, tapi lama-kelamaan, Alex merasa terbiasa dengan adanya Mia di apartemennya. Alex yang selama ini berkepribadian buruk, setelah mengenal dan dekat dengan Mia, Alex menjadi lebih peduli dengan lingkungannya, peka, hidupnya lebih terasa sebagai hidup, walau masih tetap arogan (‾▿‾")

Kebersamaan Alex dan Mia yang semakin hari semakin dekat membuat Ray cemburu. Ia memang sudah lama menyukai Mia, makanya mau mengajar distudio yang sama dengan Mia, padahal b-boy-nya sudah cukup tenar. Disini perselisihan antara Alex dan Ray terjadi. Tapi, Mia berhasil meredakan kemarahan dua kakak beradik ini, dan bilang kalau ia hanya mengaggap Ray sebagai teman. Sedikit kecewa, namun Ray bisa menerimanya. Alex sebenarnya tidak ingin terlalu dekat dengan Mia, namun ia juga bingung mengapa orang-orang disekitarnya sangat menyukai Mia.

Ternyata Mia memiliki rahasia yang selalu disimpannya. Ia mengidap penyakit jantung, dan itulah yang membuatnya harus mengurangi jadwal menari kalau tidak ingin penyakitnya kambuh. Mia sebenarnya tergabung dalam sekelompok penari balet profesional yang mengadakan tur kemana-mana, namun mengingat kondisinya, ia memutuskan untuk keluar. Ia tidak benar-benar berhenti dari dunia tari. Ia sesekali masih menari walau temponya gak lebih sedikit.


Singkatnya, setelah melakukan sebuah pertunjukkan yang dipaksakan oleh dirinya, penyakit Mia kembali kumat. Ia masuk ke dalam rumah sakit dan dirawat disana. Tapi sayang, nyawanya tidak tertolong. Mia menghebuskan nafas terakhirnya setelah melakukan hal yang sangat diinginkannya, yakni menari.

Sebenarnya cerita sad ending seperti ini sudah sering disuguhkan oleh penulis-penulis novel di Indonesia, tapi gaya bahasa dan penuturan Ilana Tan yang bisa membuat hati dag-dig-dug, emosi diacak-acak, bikin keder juga. Waktu pertama kali dapet rekomen novel ini, sempet underestimate kalau ceritanya biasa-biasa aja, tapi ternyata netes juga ya air mata (っ˘з˘)


Bagian favorit sih..............................................................banyak. Apalagi waktu baca bagian Mia yang bertekad keras untuk ikut konser, walaupun pada akhirnya dia.........huaaaaa

Selasa, 18 September 2012

Bellamore


Judul : Bellamore: A Beautiful Love to Remember
Pengarang : Karla M. Nashar
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2007
Tebal Buku : 210 halaman
Harga : Rp 42.000
Jenis Buku : Metropop

Lana memiliki prinsip yang dipegangnya dengan teguh. Ia akan mempertahankan virginity-nya sampai suatu saat ia menikah. Tidak seperti perempuan di lingkungannya yang malu jika masih virgin, Lana sangat membanggakan statusnya ( yeay;;)! virgin is cool, right? ). Hal ini lah yang membuat hubungan Lana dengan pacar-pacarnya dulu berjalan tidak langgeng, karena ia menolak 'keinginan' mereka.


Lana memiliki dua sahabat karib yang seperti langit dan bumi. Sissy, si guardian angel,merupakan wanita yang religius, sedangkan Tiar adalah sosok daredevil yang memiliki julukan cream de la cream-nya anak gaul. Lana sendiri tidak se-konvensional dan se-religius Sissy, tapi juga tidak seliar Tiar. Bisa dibilang Lana adalah sosok abu-abu diantara hitam dan putih Sissy-Tiar. Meskipun sangat bertolak belakang, mereka dapat terus bersahabat dengan baik. 

Lana sering beradu mulut dengan Fabian, bule Italia yang baru saja pindah ke kantornya. Setelah mengetahui 'status' Lana, Fabian semakin gencar mengolok-olok Lana. Suatu saat berita tentang 'status' Lana di dengar oleh Dedo, si biang gosip, sehingga berita itu menyebar ke seluruh penjuru kantor tapi bukan Lana namanya kalau ia sampai ambil pusing dengan masalah seremeh itu.

Tiar dan Sissy yang sangat peduli pada Lana berusaha menjodohkan Lana dengan Iwan, salah satu teman Tiar. Perjodohan ini ternyata berhasil, Iwan dan Lana jadian. Suatu hari Tiar menantang Lana pergi ke restoran dengan menggunakan dress merah berpotongan provokatif. Merasa diremehkan, Lana menyanggupi tantangan Tiar. Tiba di restoran, Lana mohon izin untuk pergi ke toilet. Di lorong menuju toilet, ia bertemu Fabian yang sedang berpelukan mesra dengan seorang wanita. Entah mengapa, Lana seakan dikuasai emosi yang tidak ia sadari. Fabian yang melihat kejanggalan pada diri Lana menjelaskan kalau perempuan tadi adalah adiknya yang akan kembali ke Italia. Lana sempat merasa bersalah, namun ia berpura-pura seperti tidak terjadi apa-apa.


Hubungan Lana dan Iwan berjalan baik selama tiga minggu pertama. Sampai akhirnya kejadian tidak mengenakan menimpa Lana. Iwan ternyata sama dengan pacar-pacarnya dulu yang menginginkan Lana secara fisik. Untungnya, saat itu ada seorang cleaning service yang memergoki Iwan yang berusaha memaksa Lana melakukan hal yang tidak baik. Iwan dilaporkan ke pihak berwajib, sedangkan Lana yang shock pingsan seketika. Bisa dipastikan setelah kejadian ini, hubungan Lana dan Iwan berakhir.

Di kantor, Lana menjadi sorotan atas kejadian yang menimpannya. Fabian yang peduli pada Lana berusaha menunjukkan sikap simpatinya. Namun, Lana merasa terganggu dan mengeluarkan kata-kata kasar pada Fabian. Setelah kejadian itu, Lana merasa sangat bersalah. Esoknya, ia menerima paket mawar putih tanpa ia ketahui kalau si pengirim adalah Fabian. Sejak itu pula, Fabian menghilang. Lana tidak pernah lagi bertemu dengannya.


Ketika berada di New York untuk sebuah pelatihan dari kantornya, Lana tanpa sengaja bertemu dengan Fabian. Tampang Fabian berbeda dari yang biasanya. Ia terlihat lebih kurus dan pucat. Lana baru mengetahui kalau Fabian mengidap penyakit lupus. Hari-hari selama di New York berusaha dilewati senyaman mungkin oleh Lana, karena ia tahu bisa saja hari itu hari terakhir ia melihat Fabian di dunia. Atas permintaan Fabian, Lana kembali ke Indonesia. Awalnya ia tidak mau, tapi setelah mendengar perkataan Fabian yang tidak ingin diri Lana terluka, ia menuruti apa yang diminta Fabian.

Hingga suatu saat, Lana bertemu degan Danny, laki-laki yang selalu mendukung dan ingin tahu semua tentang Lana. Danny adalah orang yang berbeda, sehingga Lana mau mempercayakan hatinya pada Danny. Lana dan Danny akhirnya menikah dan hidup bahagia. Di akhir cerita, Danny dan Lana mengunjungi Fabian yang telah tenang dan tidak akan merasakan sakitnya.


Novel ini full romantisnya >.< Fabian yang iseng tapi tetap terkesan cool bisa jadi sosok yang banyak diidamkan cewek-cewek...hehe. Tapi novel ini juga cukup membuat kita meneteskan air mata, seperti mengetahui Fabian yang selama ini ternyata mengidap penyakit ganas dan keteguhan hatinya yang bisa dilihat dari kata-kata yang ia ucapkan saat detik-detik akhir hidupnya :'') seribuuuuu buat Bellamoreeee!!!

Kamis, 30 Agustus 2012

Simple Past Present Love





Judul : Simple Past Present Love
Pengarang : Thia Kyu Ori
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2012
Tebal Buku : 232 halaman
Harga : Rp 36.000
Jenis Buku : Teenlit

Ferina dan Faren adalah saudara kembar. Mereka lahir di hari dan tanggal yang sama, hanya berbeda tiga menit. Ferina dan Faren tumbuh bersama, bermain bersama, menemukan kesenangan dan jati diri masing-masing. Secara fisik wajah mereka identik, namun tetap memiliki ciri khas berbeda, terutama bola mata mereka. Bola mata Ferina berwarna biru indah yang didapat dari ayah mereka yang keturunan Belanda. Sedangkan Faren memiliki bola mata berwarna coklat gelap mengikuti mama mereka. 


Faren tumbuh menjadi cewek yang sangat feminin. Mulai dari penampilan sampai perilakunya. Cara bicaranya juga jauh lebih lembut dibanding Ferina. Faren menyukai bacaan-bacaan tentang pengetahuan umum dan kesehatan. Ia juga lebih memilih bersekolah di SMA internasional dengan progres akademik yang menjanjikan. 






Berbeda dengan Ferina, yang lebih suka bergaya kasual, kalau udah ngomong Ferina suka ceplas-ceplos sambil berteriak. Ferina bersekolah di SMA yang berbeda dengan Faren. Ferina memilih bersekolah di SMA unggulan yang kegiatan ekskulnya lebih menonjol. Ferina juga lebih keras kepala, sifat yang diturunkan oleh ayahnya. 

Karena sebuah kecelakaan, nyawa Faren tidak bisa tertolong. Ferina sangat terpukul dengan kejadian itu. Bersama mamanya ia pindah ke kota lain, meninggalkan rumah yang menyimpan kenangannya dengan Faren. Di tempat yang baru, tanpa sengaja Ferina bertemu dengan Tama, dalam sebuah kecelakaan kecil. Setelah mengenal satu sama lain, mereka semakin dekat. Sampai suatu hari Tama menyatakan peraasaannya pada Ferina. Ferin mengiyakan dan menerima perasaan Tama saat itu.

Tapi, seseorang dari masa lalu muncul kembali. Dia adalah Andra, cinta pertama Ferina. Perasaan itu masih sama dirasakan oleh Ferina, namun disampingnya sekarang sudah ada Tama, orang yang benar-benar menyayanginya. Ferina makin menghindar dari Andra, apalagi sejak dia membaca buku diary milik Faren yang berisi rahasia yang belum diketahui Ferina. Ferina baru mengetahui kalau sebelum kematiannya, Faren sempat berpacaran dengan Andra, padahal saat itu Faren sudah tahu kalau Ferina menyukai Andra. Karena tidak bisa meluapkan kemarahannya pada Faren, akhirnya ia mencoba untuk menghindari Andra. Sayangnya, tak semua curahan hati Faren dalam diary itu dibaca Ferina, hingga ia membenci kembarannya sendiri dan Andra.


Tidak tahan dengan perlakuan Ferina, Andra berusaha menjelaskan semua yang ia ketahui. Penjelasan Andra membukakan mata Ferina dan Ferina menghadapi kebenaran yang membuatnya harus memilih antara Andra dan Tama, sekaligus berusaha memaafkan Faren. Pada akhirnya Ferina lebih memilih Tama, dan dapat memaafkan Andra serta Faren. Menurutnya, masa lalu yang sederhana itu kadang terasa rumit, tapi disanalah Andra berada. Cinta Ferina saat ini akan menjadi masa lalu di hari esok, namun akan mengiringinya sampai nanti. 

Bagian favoritku dari novel ini adalah saat larut membaca isi diary Faren, yang terlihat sangat jujur, bahkan menyedihkan saat ia mendapat firasat kalau ia akan berumur pendek sehingga meminta cinta pertamanya Andra (yang sudah ia tahu juga menjadi cinta pertama Ferina, kembarannya) untuk menjadi bagian hidupnya sampai akhir hayatnya.

Rabu, 29 Agustus 2012

Rahasia Bintang




Judul : Rahasia Bintang
Pengarang : Dyan Nuranindya
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2006
Tebal Buku : 309 halaman
Harga : Rp 45.000
Jenis Buku : Teenlit


Satu lagi karya Dyan Nuranindya yang membuat aku suka novel cinta remaja, judulnya Rahasia Bintang. Novel ini bercerita tentang Keysha, cewek polos yang cerewet. Keysha saat masih kecil memiliki sahabat bernama Reno, tapi karena sesuatu, Reno harus pindah ke kota lain. Keysha sangat sedih saat itu. Ia memberikan kenang-kenangan pada Reno yakni sebuah mainan bola kaca, begitu juga Reno yang memberikan ketapel kesayangannya pada Keysha.

Tiba waktunya Reno pergi, ia tidak sengaja menyenggol mainan bola kaca pemberian Keysha. Mainan itu pecah dan Reno tidak sempat membereskannya karena mereka harus buru-buru menuju bandara. Melihat mainannya pecah, Keysha marah pada Reno. Ia membuang ketapel pemberian Reno, dan sejak itu dia nggak percaya lagi yang namanya sahabat. Bagi Keysha, lebih baik ia mempunyai banyak teman, daripada satu sahabat.




Menginjak SMA, Keysha dan Ibunya serta adiknya memutuskan untuk pindah ke Jakarta. Ia bersekolah di SMA yang sama dengan Aji, cowok berandalan dan tukang bikin onar di sekolah. Keysha selalu berusaha menghindar dari Aji, nggak mau berurusan dengan orang seperti Aji.

Tapi waktu berkata lain, Keysha memergoki Aji sedang sekarat dengan tangan penuh luka akibat tawuran. Keysha terjebak dalam perasaan kasihan tapi juga takut. Sejak pertemuan pertama itu, Aji semakin sering mengganggu Keysha. Aji sering bilang kalau dia dan Keysha sudah berpacaran pada orang-orang, padahal nggak sama sekali.

Aji memiliki rahasia besar, dan hanya Keysha yang tahu. Suatu hari Keysha mendapati Aji pingsan di dalam kamar mandi sekolah. "Gawat! Dia sakau!" Pikir Keysha saat itu. Tapi nggak disangka ternyata Aji mengidap penyakit maag, penyakit yang menurutnya nggak pantas diidap oleh 'preman besar' seperti dia. Aji mulai terbuka tentang semua masalahnya pada Keysha, termasuk penyebab kematian Ibunya dan betapa renggangnya hubungan Aji dengan Ayahnya.

Sayangnya kedekatan mereka nggak bisa dilanjutkan, padahal Aji sudah berpacaran dengan Keysha. Ibu Keysha dan Ayah Aji ternyata sudah menyiapkan resepsi pernikahan mereka. Walau sedikit tidak setuju, akhirnya Aji dan Keysha mengalah. Mereka memutuskan untuk berpisah (sebagai sepasang kekasih) toh, menjadi kakak-adik lebih baik.

Di hari pernikahan kedua orang tua mereka, Aji bertemu dengan Tasya, teman Keysha yang dulu disukainya. Keysha berusaha mendekatkan Tasya dan Aji, begitu juga Aji, yang berusaha menyatukan Keysha dengan Reno, sahabat Keysha sewaktu kecil yang muncul dengan nama samaran Rendy.



kenapa Rahasia Bintang? Karena tokoh utama di novel ini sudah tidak mempunyai sahabat untuk berbagi cerita, sehingga Keysha memilih untuk mencurahkan isi hatinya pada bintang, yang nggak pernah meninggalkan dirinya.

yeaaay bagian favorit, akhirnya bisa nulis bagian ini. Bagian kesukaanku dari novel ini adalah saat Aji bertingkah konyol di depan jendela kelas Keysha. Aji mencoba membujuk Keysha yang marah padanya, padahal saat itu masih jam pelajaran, dan bukan Keysha aja yang liat, temen sekelasnya juga ikut ngeliatin Aji. Itu bagian yang lucu dan bikin iri, bayangin cowok garang tiba-tiba jadi badut supaya pacarnya bisa senyum lagi >,<

Selasa, 28 Agustus 2012

Dealova



Judul : Dealova
Pengarang : Dyan Nuranindya
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2004
Tebal Buku : 304 halaman
Harga : Rp 34.500
Jenis Buku : Teenlit


Ini dia judul novel perintis yang membuat aku akhirnya suka baca novel remaja. Cerita sedikit nih, dulu buku bacaanku didominasi oleh genre horor, mistis, misteri, dan teman-temannya, tapi sejak baca Dealova, terbukalah hati untuk menyadari umurku waktu itu -____- oke oke selesai ceritanya...

Dealova, menceritakan tentang seorang gadis tomboy bernama Karra yang agak 'nyeleneh'. Biasanya cewek tomboy identik dengan rambut pendek dan tampang macho 'kan? Nah kalau Karra beda. Rambutnya panjang terus tampangnya manis. Karra punya kakak cowok yang sayaaaaaang banget sama dia. Sewaktu Iraz, kakak Karra, harus pergi ke luar negeri untuk kuliah, Karra dititipkan pada Ibel, sahabat Iraz yang jago main gitar. Ternyata seiring berjalannya waktu, Ibel mempunyai perasaan terpendam pada Karra, tapi karena sikap cuek-nya, Karra menganggap perhatian-perhatian yang diberikan Ibel padanya hanya sebatas rasa sayang kakak kepada adik, sama seperti perasaan Karra pada Ibel.

Karra suka pada olahraga basket, nggak peduli panas atau dingin, namanya juga tomboy. Pada suatu hari, muncul anak baru bernama Dira yang tampangnya sengak dan dingin. Saat pertama bertemu pun Karra sudah nggak suka pada Dira. Terlebih lagi karena Dira pernah nggak sopan mencium Karra di lapangan basket! padahal waktu itu nggak ada hubungan apa-apa di antara mereka. Sejak saat itu makin bencilah Karra pada Dira.




Semakin lama, mereka menyadari kalau jarak antara benci dan cinta itu tipis banget. Mereka juga semakin dekat karena selalu bertengkar. Pada suatu hari, Dira menyatakan perasaannya pada Karra di sebuah tempat yang indah bernama bukit bintang, dan ituuuu sangaaaaat romaaantiiiiis. Akhirnya mereka jadian deh.

Tapi nggak hanya sampai disitu ceritanya. Dira ternyata mengidap suatu penyakit berat, kanker otak. Selama ini Dira menutup-nutupinya dari semua orang termasuk Karra, sampai akhirnya tubuh Dira yang lemah roboh. Nyawa Dira nggak tertolong dan membuat Karra benar-benar shock dan sedih. Pribadi Karra yang sebelumnya ceria langsung berubah drastis menjadi cewek pemurung setelah kematian Dira. Sahabatnya Finta, yang selalu bisa membuat Karra tertawa juga sudah angkat tangan menhadapi Karra. Ibel yang sebelumnya sudah tidak memberikan perhatian lebih lagi pada Karra (karena Karra mencintai Dira) lalu turun tangan untuk mengembalikan kondisi Karra. Ibel kembali memberikan perhatian-perhatian pada Karra dan membuat cewek itu kembali senyum. Karra ingin bangkit dari keterpurukannya. Ia mencoba untuk menyukai orang lain, yaitu Ibel.

Bagian favoritku di novel ini adalah saat membaca surat yang dikirimkan Dira pada Karra yang sangaaaat amaaaat mengharukan, lebaynya aku sampai nangis waktu itu :')


Karra,
Maaf… karena selalu mebuatkamu marah
Maaf… karena selalu membuat kamu benci sama aku
Maaf… atas semua kepedihan yang aku timbulkan
Maaf… karena selalu membuat kamu mengalah dalam segala hal
Maaf… karena aku selalu keras kepala
Maaf… karena telah membuat kamu masuk ke dalam kehidupanku
Maaf… karena aku harus pergi ninggalin kamu

Terima kasih… karena kamu telah membuat hari-hariku indah
Terima kasih… karena kamu telah memperlihatkan mata yang paling indah yang pernah kulihat
Terima kasih… karena kamu telah membuat aku memiliki semangat untuk hidup
Terima kasih… karena kamu selalu menganggap aku pintar
Terima kasih… karena kamu mebuat aku sadar bahwa kita harus berjuang untuk hidup dan bahwa hidup ini harus diarungi melalui semangat, perjuangan dan kemauan keras
Terima Kasih… karena kamu memberikan kebahagiaan terbesar dalam hidupku
Terima Kasih… karena kamu telah luar biasa sabar menghadapi aku
Karena telah mengajari aku untuk mendoakan agar orang yang aku cintai bahagia
Karena telah mengubah hidupku yang kosong
Karena telah menjadi satu-satunya orang yang bisa membuatku mengalah
Karena telah memberikan sesuatu yang selama ini nggak bisa aku kasih ke kamu
Karena telah menjadi wanita yang luar biasa dan nggak tertandingi yang pernah masuk dalam kehidupanku

Terima Kasih… karena kamu telah menjadi bidadariku selama ini
Aku nggak akan kemana-mana

-Dira- 
(sumber surat)