Tampilkan postingan dengan label anak-anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak-anak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 September 2012

Chicken Soup for the Kid's Soul 2




Judul : Chicken Soup for the Kid's Soul 2
Pengarang : Jack Candfield, Mark Victor Hansen, dkk.
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2012
Tebal Buku : 228 halaman
Harga : Rp 50.000
Jenis Buku : Inspirasional

Seri Chicken Soup bisa dibilang cukup laris di dunia, karena kumpulan ceritanya yang inspirasional dan sangat memotivasi pembaca. Salah satu yang aku baca adalah Chicken Soup for the Kid's Soul seri dua ini. Kalau dilihat dari judul sih mudah ketebak ya kalau semua cerita didalamnya berisi cerita pengalaman nyata anak-anak kecil diseluruh dunia. Penuturan cerita mereka yang nggak ribet dan sangat jujur lebih mudah dipahami, tapi nggak mengurangi keunikan masing-masing ceritanya.



Salah satu cerita yang 'ngena' banget bagi aku judulnya Pelajaran dari Nona Bulu. Bercerita tentang anak perempuan bernama Molly yang menemukan kucing berbulu putih di balik semak-semak dengan keadaan yang menyedihkan. Bagi Molly, kucing itu adalah kucing paling merana yang pernah dilihatnya. Dengan hati-hati ia membawa anak kucing itu ke rumah dan menamainya Nona Bulu. Setelah dengan hati-hati membersihkan Nona Bulu, Molly mendapati bahwa ia sekarang memiliki anak kucing lucu berbulu seputih salju dan bermata sebiru langit. 

Beberapa minggu kemudian, ada sebuah keluarga baru yang pindah ke lingkungan rumah Molly. Keluarga itu memiliki anak perempuan bernama Judy Ann. Judy Ann berbicara dengan 'lucu' sehingga sering dipermainkan dan diolok-olok anak-anak lain. Molly merasa kasihan pada Judy Ann, dan berusaha menjaganya dari gangguan anak nakal.


Sama seperti Molly, Judy Ann juga sangat menyayangi Nona Bulu dan sering membantu mengurusnya bersama Molly. Suatu pagi, ibu Molly bertanya apakah Molly mau memberikan Nona Bulu pada Judy Ann, namun Molly menolak. Ia sudah terlanjur sayang pada Nona Bulu dan tidak mau menyerahkan Nona Bulu pada orang lain.

Setelah berpikir panjang, akhirnya Molly menyerahkan Nona Bulu pada Judy Ann. Judy Ann sangat senang menerima kejutan dari Molly, sampai-sampai ia menangis. Mereka saling berpelukan lama sekali, Nona Bulu juga terlihat tidak keberatan.


Kebanyakan kucing putih dengan mata biru tuli, termasuk Nona Bulu. Karena Nona Bulu mungil tidak bisa mendengar, ia memerlukan perawatan terus menerus. Judy Ann bisa dibilang pengasuh yang tepat baginya, tak ada yang mengerti kebutuhan Nona Bulu sepenuhnya dibandingkan Judy Ann. Tahukah kau kenapa? Karena Judy Ann juga tuli.

Jumat, 31 Agustus 2012

Diary of a Wimpy Kid


Judul : Diary si Bocah Tengil (Diary of a Wimpy Kid) #1
Pengarang : Jeff Kinney
Penerbit : Atria, 2009
Tebal Buku : 216 halaman
Harga : Rp 34.900
Jenis Buku : Novel Kartun

Greg Heffley tidak berbeda dengan anak seusianya. Greg selalu bertengkar dengan kakaknya Rodrick, dan selalu diadukan oleh adik kecilnya Manny, ketika melakukan kesalahan. Tahun ini ia baru saja masuk sekolah menengah pertama, bersama sahabatnya Rowley Jefferson.


Ketika mendapat sebuah buku bertuliskan 'Diary' disampulnya, Greg buru-buru meluruskan kalau yang ia dapat adalah sebuah jurnal, jadi jangan berharap kalau dia akan menumpahkan seluruh isi hatinya dalam buku itu. Satu-satunya hal yang membuatnya setuju dengan gagasan ibunya itu adalah karena ia berpikir seandainya ia kaya dan terkenal, Greg tidak perlu repot-repot menjawab pertanyaan-pertanyaan dari wartawan sepanjang hari. Ia tinggal menyodorkan jurnalnya, dan masalah beres.

Greg memiliki seorang kakak bernama Rodrick Heffley yang memiliki band heavy metal bernama Loded Diper, dan ia seorang drummer dalam band itu. Sebenarnya Greg ingin sekali mengkritik ejaan nama band Rodrick, yang seharusnya ditulis Loaded Diaper, jadi jangan berpikir kalau mereka sengaja membuat nama band mereka terlihat keren, namun sesungguhnya mereka benar-benar tidak tahu cara mengejanya. Karena sering berlatih di rumahnya, ayah mereka, Frank Heffley, menjadi 'gila'. Ia tidak menyukai selera musik Rodrick, namun hal itu tidak diindahkan oleh Rodrick. Ibunya, Susan Heffley, sangat mendukung kegiatan putranya itu. Ia merasa kalau mereka bisa membuat band keluarga apabila Rodrick terus berlatih.

Manny, adik Greg, adalah pengadu besar. Misalnya saja saat ia masih belum bisa bicara, ia melihat Greg melakukan suatu kesalahan, tapi baru dua tahun kemudian, saat Manny sudah bisa bicara, ia mengadukan Greg pada ibunya sehingga Greg mendapat hukuman.

Sepenuhnya novel ini berisikan tentang kehidupan Greg yang tidak selalu menyenangkan (karena kebanyakan ia mendapat sial). Kemalangan dan kekonyolan akan membuat kita mengingat kembali kejadian serupa yang mungkin kita alami. Karena ditulis oleh anak kecil, tulisan didalam novel ini juga seperti tulisan tangan anak kecil, yang terkadang miring, tidak beraturan. Selain itu, gambar-gambar ilustrasi yang ada sangat lucu dan menggambarkan keadaan yang dialami oleh Greg. Cerita-cerita yang disuguhkan juga merupakan cerita sehari-hari yang ringan namun tetap menarik. Novel ini juga telah difilmkan dengan judul yang sama pada tahun 2010, filmnya juga tidak kalah bagus dengan novelnya, walaupun ada bagian-bagian yang dihilangkan atau bahkan ditambah atau diganti.

Bagian favoritku dari novel ini..... semuanya! karena cerita yang disuguhkan berbeda-berbeda, tergantung dengan panjang pendeknya pengalaman yang dialami Greg, bisa dibilang ini semi-diary (?) misalnya saat Greg menjahili Manny dengan mengatakan kalau yang ada ditangan Greg adalah laba-laba, padahal itu hanya segumpal kecil benang kusut. Tapi sialnya, Manny menelan benag itu dan menangis sejadi-jadinya. Ketika ibu mereka datang dan menanyakan seberapa besar benang yang ditelan Manny sambil membawa biji-bijian, kismis, dan anggur untuk menjadi gambaran Manny, Manny malah berlari menuju kulkas dan mengambil sebutir jeruk. terus...terus...aaah banyak lah :D oh iya, serinya sudah sampai buku ke tujuh, tapi untuk Indonesia baru sampai lima, kalau nggak salah.

Ini beberapa gambar dari filmnya: