Selasa, 18 September 2012

Bellamore


Judul : Bellamore: A Beautiful Love to Remember
Pengarang : Karla M. Nashar
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2007
Tebal Buku : 210 halaman
Harga : Rp 42.000
Jenis Buku : Metropop

Lana memiliki prinsip yang dipegangnya dengan teguh. Ia akan mempertahankan virginity-nya sampai suatu saat ia menikah. Tidak seperti perempuan di lingkungannya yang malu jika masih virgin, Lana sangat membanggakan statusnya ( yeay;;)! virgin is cool, right? ). Hal ini lah yang membuat hubungan Lana dengan pacar-pacarnya dulu berjalan tidak langgeng, karena ia menolak 'keinginan' mereka.


Lana memiliki dua sahabat karib yang seperti langit dan bumi. Sissy, si guardian angel,merupakan wanita yang religius, sedangkan Tiar adalah sosok daredevil yang memiliki julukan cream de la cream-nya anak gaul. Lana sendiri tidak se-konvensional dan se-religius Sissy, tapi juga tidak seliar Tiar. Bisa dibilang Lana adalah sosok abu-abu diantara hitam dan putih Sissy-Tiar. Meskipun sangat bertolak belakang, mereka dapat terus bersahabat dengan baik. 

Lana sering beradu mulut dengan Fabian, bule Italia yang baru saja pindah ke kantornya. Setelah mengetahui 'status' Lana, Fabian semakin gencar mengolok-olok Lana. Suatu saat berita tentang 'status' Lana di dengar oleh Dedo, si biang gosip, sehingga berita itu menyebar ke seluruh penjuru kantor tapi bukan Lana namanya kalau ia sampai ambil pusing dengan masalah seremeh itu.

Tiar dan Sissy yang sangat peduli pada Lana berusaha menjodohkan Lana dengan Iwan, salah satu teman Tiar. Perjodohan ini ternyata berhasil, Iwan dan Lana jadian. Suatu hari Tiar menantang Lana pergi ke restoran dengan menggunakan dress merah berpotongan provokatif. Merasa diremehkan, Lana menyanggupi tantangan Tiar. Tiba di restoran, Lana mohon izin untuk pergi ke toilet. Di lorong menuju toilet, ia bertemu Fabian yang sedang berpelukan mesra dengan seorang wanita. Entah mengapa, Lana seakan dikuasai emosi yang tidak ia sadari. Fabian yang melihat kejanggalan pada diri Lana menjelaskan kalau perempuan tadi adalah adiknya yang akan kembali ke Italia. Lana sempat merasa bersalah, namun ia berpura-pura seperti tidak terjadi apa-apa.


Hubungan Lana dan Iwan berjalan baik selama tiga minggu pertama. Sampai akhirnya kejadian tidak mengenakan menimpa Lana. Iwan ternyata sama dengan pacar-pacarnya dulu yang menginginkan Lana secara fisik. Untungnya, saat itu ada seorang cleaning service yang memergoki Iwan yang berusaha memaksa Lana melakukan hal yang tidak baik. Iwan dilaporkan ke pihak berwajib, sedangkan Lana yang shock pingsan seketika. Bisa dipastikan setelah kejadian ini, hubungan Lana dan Iwan berakhir.

Di kantor, Lana menjadi sorotan atas kejadian yang menimpannya. Fabian yang peduli pada Lana berusaha menunjukkan sikap simpatinya. Namun, Lana merasa terganggu dan mengeluarkan kata-kata kasar pada Fabian. Setelah kejadian itu, Lana merasa sangat bersalah. Esoknya, ia menerima paket mawar putih tanpa ia ketahui kalau si pengirim adalah Fabian. Sejak itu pula, Fabian menghilang. Lana tidak pernah lagi bertemu dengannya.


Ketika berada di New York untuk sebuah pelatihan dari kantornya, Lana tanpa sengaja bertemu dengan Fabian. Tampang Fabian berbeda dari yang biasanya. Ia terlihat lebih kurus dan pucat. Lana baru mengetahui kalau Fabian mengidap penyakit lupus. Hari-hari selama di New York berusaha dilewati senyaman mungkin oleh Lana, karena ia tahu bisa saja hari itu hari terakhir ia melihat Fabian di dunia. Atas permintaan Fabian, Lana kembali ke Indonesia. Awalnya ia tidak mau, tapi setelah mendengar perkataan Fabian yang tidak ingin diri Lana terluka, ia menuruti apa yang diminta Fabian.

Hingga suatu saat, Lana bertemu degan Danny, laki-laki yang selalu mendukung dan ingin tahu semua tentang Lana. Danny adalah orang yang berbeda, sehingga Lana mau mempercayakan hatinya pada Danny. Lana dan Danny akhirnya menikah dan hidup bahagia. Di akhir cerita, Danny dan Lana mengunjungi Fabian yang telah tenang dan tidak akan merasakan sakitnya.


Novel ini full romantisnya >.< Fabian yang iseng tapi tetap terkesan cool bisa jadi sosok yang banyak diidamkan cewek-cewek...hehe. Tapi novel ini juga cukup membuat kita meneteskan air mata, seperti mengetahui Fabian yang selama ini ternyata mengidap penyakit ganas dan keteguhan hatinya yang bisa dilihat dari kata-kata yang ia ucapkan saat detik-detik akhir hidupnya :'') seribuuuuu buat Bellamoreeee!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar