Jumat, 31 Agustus 2012

Floods 5



Judul : Keluarga Flood: Tersangka Utama (Floods 5: Prime Suspect)
Pengarang : Colin Thompson
Penerbit : Atria, 2007, 2009
Tebal Buku : 200 halaman
Harga : Rp 24.900
Jenis Buku : Fiksi ilmiah, Fantasi

Di buku kelima seri Keluarga Flood ini, anak-anak Flood harus dipusingkan dengan kedatangan mata-mata rahasia kakek mereka, Hearse Whispere, yang ingin menangkap mereka dengan sebuah rencana brilian yang akan tercatat dalam sejarah sebagai rencana tercerdik dan terlicik yang pernah ada. Hearse Whispere menamakan rencananya sebagai Rencana Profesor Belgia Yang MatiTujuan dari rencana ini tidak lain adalah untuk membuat Mordonna dan Nerlin, orang tua dari keluarga Flood, keluar dari persembunyian. Whispere akan meletakan mayat di Quicklime College, sekolah khusus penyihir di Patagonia dan membuat keadaan seakan-akan kelima anak keluarga Flood, Winchflat, Morbid, Silent, Merlinmary, dan Satanella yang bersekolah di sana dicurigai sebagai pembunuh.


Rencana Whispere ternyata berhasil, sehingga membuat kepala sekolah sihir memanggil FSI (semacam FBI-nya Amerika) untuk menyelidiki kasus ini. Grusom, sang legenda FSI terpilih untuk menyelesaikan kasus yang jarang terjadi ini, bersama dengan  asisten barunya yang pintar dan menawan, Avid. Tapi, karena rencana Whispere benar-benar brilian, Grusom pun mencurigai kalau Flood bersaudaralah pembunuh Professor Belgia yang mayatnya ada di sekolah sihir, sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Whispere. 

Flood bersaudara bersembunyi di rumah salah seorang teman Winchflat, Lord Clacton, disebuah padang gurun yang terpencil di Afrika, dengan bantuan alat buatan Winchflat, zoomy thing. Disana mereka mengirimkan sinyal pada adik bungsu mereka, Betty, yang berada di rumahnya di Acacia Venue. Tapi sialnya, Mordonna tidak mengizinkan Betty untuk menyusul saudaranya yang lain. Ia lebih memilih untuk menjadikan dirinya sebagai alat pemancing untuk menjebak Whispere.


Dengan bantuan Chloe Of Clacton, banteng macho seberat 180 kg yang suka mengamuk (Chloe bisa menjadi sejinak anak kucing dan jatuh cinta pada Mordonna hanya dengan melihat mata Mordonna yang indah) , serta bantuan lima anaknya, Mordonna berhasil mengurung Whispere didalam botol kaca super yang transparan buatan Winchflat. Morbid dan Silent, anak kembarnya, menyelam ke dalam palung Mariana dan menyuruh peliharaan mereka, Twinkletoes (seekor gurita vampir yang lebih mirip sotong) , untuk menjaga botol berisi Whispere dan memakan semua hal yang berusaha mendekati botol itu. Hal ini dianggap tidak akan membahayakan manusia, karena Twinkletoes tinggal di kedalaman yang tidak sanggup dijangkau manusia. 


Kehidupan kembali normal. Kepala sekolah yang dari awal percaya kalau Flood bersaudara tidak bersalah juga merasa lega. Keluarga Flood berencana untuk berlibur, hal yang sama sekali belum pernah mereka lakukan. Bagaimana dengan Grusom? Ia menjadi gila dan tinggal di Rumah Pensiunan FSI, dalam ruangan yang ditutupi busa dan menghadap lahan pekuburan, sedangkan Avid asistennya, menikah dengan orang yang mapan, baik hati, dan bekerja di bank, sama seperti impiannya.

Secara keseluruhan novel ini agak sedikit tidak pantas untuk dibaca anak-anak, karena terlalu banyak hal menjijikan yang dibahas didalamnya, seperti katakombe penuh mayat yang berlendir, keadaan mayat yang dibunuh dengan sebelas cara berbeda, dan prose kloning 'mayat hidup' yang benar-benar menggelikan, tapi....aku suka jalan ceritanya yang ringan tapi tetap membuat penasaran, karena cara Colin membawakan ceritanya dengan hiperbola, sehingga membuat kita kadang bingung harus tertawa atau muntah.

Diary of a Wimpy Kid


Judul : Diary si Bocah Tengil (Diary of a Wimpy Kid) #1
Pengarang : Jeff Kinney
Penerbit : Atria, 2009
Tebal Buku : 216 halaman
Harga : Rp 34.900
Jenis Buku : Novel Kartun

Greg Heffley tidak berbeda dengan anak seusianya. Greg selalu bertengkar dengan kakaknya Rodrick, dan selalu diadukan oleh adik kecilnya Manny, ketika melakukan kesalahan. Tahun ini ia baru saja masuk sekolah menengah pertama, bersama sahabatnya Rowley Jefferson.


Ketika mendapat sebuah buku bertuliskan 'Diary' disampulnya, Greg buru-buru meluruskan kalau yang ia dapat adalah sebuah jurnal, jadi jangan berharap kalau dia akan menumpahkan seluruh isi hatinya dalam buku itu. Satu-satunya hal yang membuatnya setuju dengan gagasan ibunya itu adalah karena ia berpikir seandainya ia kaya dan terkenal, Greg tidak perlu repot-repot menjawab pertanyaan-pertanyaan dari wartawan sepanjang hari. Ia tinggal menyodorkan jurnalnya, dan masalah beres.

Greg memiliki seorang kakak bernama Rodrick Heffley yang memiliki band heavy metal bernama Loded Diper, dan ia seorang drummer dalam band itu. Sebenarnya Greg ingin sekali mengkritik ejaan nama band Rodrick, yang seharusnya ditulis Loaded Diaper, jadi jangan berpikir kalau mereka sengaja membuat nama band mereka terlihat keren, namun sesungguhnya mereka benar-benar tidak tahu cara mengejanya. Karena sering berlatih di rumahnya, ayah mereka, Frank Heffley, menjadi 'gila'. Ia tidak menyukai selera musik Rodrick, namun hal itu tidak diindahkan oleh Rodrick. Ibunya, Susan Heffley, sangat mendukung kegiatan putranya itu. Ia merasa kalau mereka bisa membuat band keluarga apabila Rodrick terus berlatih.

Manny, adik Greg, adalah pengadu besar. Misalnya saja saat ia masih belum bisa bicara, ia melihat Greg melakukan suatu kesalahan, tapi baru dua tahun kemudian, saat Manny sudah bisa bicara, ia mengadukan Greg pada ibunya sehingga Greg mendapat hukuman.

Sepenuhnya novel ini berisikan tentang kehidupan Greg yang tidak selalu menyenangkan (karena kebanyakan ia mendapat sial). Kemalangan dan kekonyolan akan membuat kita mengingat kembali kejadian serupa yang mungkin kita alami. Karena ditulis oleh anak kecil, tulisan didalam novel ini juga seperti tulisan tangan anak kecil, yang terkadang miring, tidak beraturan. Selain itu, gambar-gambar ilustrasi yang ada sangat lucu dan menggambarkan keadaan yang dialami oleh Greg. Cerita-cerita yang disuguhkan juga merupakan cerita sehari-hari yang ringan namun tetap menarik. Novel ini juga telah difilmkan dengan judul yang sama pada tahun 2010, filmnya juga tidak kalah bagus dengan novelnya, walaupun ada bagian-bagian yang dihilangkan atau bahkan ditambah atau diganti.

Bagian favoritku dari novel ini..... semuanya! karena cerita yang disuguhkan berbeda-berbeda, tergantung dengan panjang pendeknya pengalaman yang dialami Greg, bisa dibilang ini semi-diary (?) misalnya saat Greg menjahili Manny dengan mengatakan kalau yang ada ditangan Greg adalah laba-laba, padahal itu hanya segumpal kecil benang kusut. Tapi sialnya, Manny menelan benag itu dan menangis sejadi-jadinya. Ketika ibu mereka datang dan menanyakan seberapa besar benang yang ditelan Manny sambil membawa biji-bijian, kismis, dan anggur untuk menjadi gambaran Manny, Manny malah berlari menuju kulkas dan mengambil sebutir jeruk. terus...terus...aaah banyak lah :D oh iya, serinya sudah sampai buku ke tujuh, tapi untuk Indonesia baru sampai lima, kalau nggak salah.

Ini beberapa gambar dari filmnya: 








Kamis, 30 Agustus 2012

Simple Past Present Love





Judul : Simple Past Present Love
Pengarang : Thia Kyu Ori
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2012
Tebal Buku : 232 halaman
Harga : Rp 36.000
Jenis Buku : Teenlit

Ferina dan Faren adalah saudara kembar. Mereka lahir di hari dan tanggal yang sama, hanya berbeda tiga menit. Ferina dan Faren tumbuh bersama, bermain bersama, menemukan kesenangan dan jati diri masing-masing. Secara fisik wajah mereka identik, namun tetap memiliki ciri khas berbeda, terutama bola mata mereka. Bola mata Ferina berwarna biru indah yang didapat dari ayah mereka yang keturunan Belanda. Sedangkan Faren memiliki bola mata berwarna coklat gelap mengikuti mama mereka. 


Faren tumbuh menjadi cewek yang sangat feminin. Mulai dari penampilan sampai perilakunya. Cara bicaranya juga jauh lebih lembut dibanding Ferina. Faren menyukai bacaan-bacaan tentang pengetahuan umum dan kesehatan. Ia juga lebih memilih bersekolah di SMA internasional dengan progres akademik yang menjanjikan. 






Berbeda dengan Ferina, yang lebih suka bergaya kasual, kalau udah ngomong Ferina suka ceplas-ceplos sambil berteriak. Ferina bersekolah di SMA yang berbeda dengan Faren. Ferina memilih bersekolah di SMA unggulan yang kegiatan ekskulnya lebih menonjol. Ferina juga lebih keras kepala, sifat yang diturunkan oleh ayahnya. 

Karena sebuah kecelakaan, nyawa Faren tidak bisa tertolong. Ferina sangat terpukul dengan kejadian itu. Bersama mamanya ia pindah ke kota lain, meninggalkan rumah yang menyimpan kenangannya dengan Faren. Di tempat yang baru, tanpa sengaja Ferina bertemu dengan Tama, dalam sebuah kecelakaan kecil. Setelah mengenal satu sama lain, mereka semakin dekat. Sampai suatu hari Tama menyatakan peraasaannya pada Ferina. Ferin mengiyakan dan menerima perasaan Tama saat itu.

Tapi, seseorang dari masa lalu muncul kembali. Dia adalah Andra, cinta pertama Ferina. Perasaan itu masih sama dirasakan oleh Ferina, namun disampingnya sekarang sudah ada Tama, orang yang benar-benar menyayanginya. Ferina makin menghindar dari Andra, apalagi sejak dia membaca buku diary milik Faren yang berisi rahasia yang belum diketahui Ferina. Ferina baru mengetahui kalau sebelum kematiannya, Faren sempat berpacaran dengan Andra, padahal saat itu Faren sudah tahu kalau Ferina menyukai Andra. Karena tidak bisa meluapkan kemarahannya pada Faren, akhirnya ia mencoba untuk menghindari Andra. Sayangnya, tak semua curahan hati Faren dalam diary itu dibaca Ferina, hingga ia membenci kembarannya sendiri dan Andra.


Tidak tahan dengan perlakuan Ferina, Andra berusaha menjelaskan semua yang ia ketahui. Penjelasan Andra membukakan mata Ferina dan Ferina menghadapi kebenaran yang membuatnya harus memilih antara Andra dan Tama, sekaligus berusaha memaafkan Faren. Pada akhirnya Ferina lebih memilih Tama, dan dapat memaafkan Andra serta Faren. Menurutnya, masa lalu yang sederhana itu kadang terasa rumit, tapi disanalah Andra berada. Cinta Ferina saat ini akan menjadi masa lalu di hari esok, namun akan mengiringinya sampai nanti. 

Bagian favoritku dari novel ini adalah saat larut membaca isi diary Faren, yang terlihat sangat jujur, bahkan menyedihkan saat ia mendapat firasat kalau ia akan berumur pendek sehingga meminta cinta pertamanya Andra (yang sudah ia tahu juga menjadi cinta pertama Ferina, kembarannya) untuk menjadi bagian hidupnya sampai akhir hayatnya.

Rabu, 29 Agustus 2012

A Little White Lie




Judul : A Little White Lie
Pengarang : Titish AK
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2007
Tebal Buku : 272 halaman
Harga : Rp 33.000
Jenis Buku : Teenlit

Rosayuvita, nggak kayak teman-temannya, malah nggak tahu bahkan nggak peduli sama Adit, murid populer di SMA Teratai. Hatinya sudah nemplok pada Mas Bintang, seniornya di sekolah. Mas Bintang adalah sosok yang sempurna bagi Ocha (panggilan akrab Rosayuvita). Mereka pertama kali ngobrol saat Ocha menangis sendirian di halaman parkir motor sekolah, karena motornya mogok dan hari sudah mulai sore. Keadaan sekolah yang sudah sepi dan ponselnya yang minim pulsa, membuat Ocha tambah menangis sejadi-jadinya. Untunglah ada Mas Bintang, yang kebetulan ada di sekolah, lalu memperbaiki motor Ocha. Sejak saat itu Ocha terpukau pada Mas Bintang dan berusaha mendekatinya lewat pesan singkat yang dikirimkannya, walaupun hanya dengan nama samaran, Mita. Beruntungnya, Mas Bintang membalas setiap sms Ocha, membuat Ocha makin suka Mas Bintang.


Pada suatu hari, Pia, sahabat Ocha, membujuk Ocha untuk menonton pertandingan basket. Karena diiming-imingi akan bertemu dengan Mas Bintang, akhirnya Ocha setuju untuk ikut. Sedang asyik-asyik mencari Mas Bintang, Ocha malah terkena lemparan bola basket. Bukannya minta maaf, Adit, si pelempar bola malah balik memarahi Ocha dan bilang kalau Ocha nggak konsen ke pertandingan sehingga terkena bola. Kaget, Ocha berlari meninggalkan lapangan basket lalu menangis di tempat rahasianya dan menangis sepuasnya. 

Setelah kejadian itu, Ocha memiliki dendam kesumat pada Adit. Mujurnya, tanpa sengaja ia menemukan nomor telepon dan alamat rumah Adit. Kedua hal itu bisa dibilang 'mahal' disekolahnya, karena susah didapatkan. Pada awalnya Ocha berniat menjual nomor telepon dan informasi alamat Adit, tapi dia memiliki ide yang menurutnya lebih brilian. Ocha menyamar sebagai Ayu dan meneror Adit lewat sms-sms yang dikirimkannya. Bukannya terganggu, Adit malah jatuh cinta pada Ayu, sehingga membuat Ocha menyesal telah mengerjai Adit.



Ocha semakin menikmati kebersamaannya dengan Adit, walaupun yang ia tahu bahwa Adit mengenalnya sebagai Ayu, bukan Ocha. Berulang kali Adit mengajakknya bertemu, tapi selalu ada alasan yang dibuat Ocha untuk menolak ajakannya. Ocha takut seandainya nanti Adit kecewa kalau selama ini orang yang dia sukai adalah Ocha.

Nggak disangka ternyata Adit sudah mengetahui kalau selama ini yang bertukar pesan singkat dengannya adalah Ocha, teman satu sekolahnya itu. Adit tahu dari voice mailbox milik Ocha, bisa dibilang ini semua karena kecerobohan Ocha :p yang nggak mempersiapkan secara matang aksi usilnya itu. Jadilah, setahun lamanya Adit berpura-pura tidak tahu kalau Ayu adalah Ocha. 


Oke selesaaaaai, sekarang bagian kesukaan ya...secara keseluruhan aku suka sama novel ini. Ceritanya ringan, bahasanya nggak ribet, walaupun kalau dilihat-lihat sms yang mereka kirimkan rada 4L@y, tapi wajar sih karena waktu aku baca ini sudah cetakan kesebelas. Banyak bagian yang lucu dalam novel ini, misalnya aksi cemburu Adit yang ketauan banget pada Andra, saat Ocha menunggu fotokopian ditemani oleh Adit yang iseng mengganggunya, dan waktu Adit nembak Ocha hoho~ pas deh sama judulnya, kebohongan kecil Ocha yang berbuah manis.

Love Storm




Judul : Love Storm
Pengarang : Clara Canceriana & Feikassy
Penerbit : Bentang Belia, 2012
Tebal Buku : 182 halaman
Harga : Rp 32.000
Jenis Buku : Drama

Buku yang diberi oleh @Fitryaaak sebagai kado ulang tahun yang ketujuh belas kemarin, terima kasih ya dik manis ;) Bercerita tentang Mavin, salah seorang penggemar boyband asal Korea Selatan, STORM. Disekolah, Mavin adalah idola yang dikenal ganteng, cool, dan hampir nggak mungkin menyukai dunia K-Pop. Pandangan orang-orang inilah yang membuat Mavin menutup-nutupi kecintaannya pada STORM. Ia sengaja menampilkan imej sedemikian untuk mengelabui teman-teman sekolahnya.

Mavin memiliki seorang penggemar fanatik, namanya Kimmy (sms ga pernahhhhh, nelpon ga pernaaahhh, skip---) Kimmy bisa dibilang 'asisten dadakan' Mavin jika ia sedang mencari lokasi untuk film pendek garapannya. Kalau Mavin keringetan, ada Kimmy yang nyodorin tisu. Kalau Mavin haus, Kimmy yang rela membawa botol minum Mavin. Walau begitu, Kimmy nggak pernah mengeluh, pokoknya semua untuk Mavin!

Tanpa sepengetahuan Mavin, Kimmy ternyata seorang Cumulonimbus juga (sebutan untuk fans STORM), yang menggunakan ID 'Kim_Chee' di forum internet tempat berkumpulnya Cumulonimbus Indonesia. Saat ada sebuah kasus yang melibatkan idola mereka, Kimmy dan Mavin juga ikut terlibat pertengkaran di forum itu. Mavin menggunakan ID 'Maegyo' di forum itu dan sangat membela Shin (salah satu idola yang terlibat kasus pemukulan) sedangkan Kimmy mengagung-agungkan Nicholas dan menginginkan Shin keluar dari STORM. Mereka hanya bertengkar di dunia maya, tanpa mengetahui kalau sebenarnya mereka saling mengenal.


Karena kecerobohan Mavin, Kimmy bisa mengetahui semua rahasia Mavin lewat handphone Mavin, mulai dari Mavin yang seorang fans STORM, foto-foto dengan pose memalukannya, dan masalahnya sebagai Maegyo. Hal ini nggak disia-siakan oleh Kimmy. Ia meminta Mavin menjadi pacarnya dengan balasan kalau Kimmy nggak akan membocorkan rahasia Mavin.

Selama berpacaran, Mavin menganggap hal itu seakan tidak pernah terjadi, berbeda dengan Kimmy yang selalu berbunga-bunga. Apalagi setelah Mandy, kakak Mavin, juga merestui hubungan mereka. Karena sebuah pertengkaran, akhirnya hubungan mereka menjadi renggang. Kimmy yang biasanya mengganggu Mavin, kini menjadi lebih pendiam. Lama-kelamaan, Mavin menyadari kalau ia mulai tertarik pada Kimmy, dan merindukan hari-hari bersama Kimmy.


Mavin memenangkan sebuah lomba film pendek dan terbang ke Korea Selatan selama satu bulan sebagai hadiahnya. Mavin membohongi Kimmy kalau ia akan ke KorSel selama satu tahun. Hal ini membuat Kimmy makin galaaaaau -___- secara dia 'kan cinta mati pada Mavin. Ternyata itu hanya sebuah kejutan yang memang dipersiapkan oleh Mavin. Sepulangnya ke Indonesia, Mavin langsung mengunjungi rumah Kimmy dengan membawa sebuah life-size cardboard Nicholas yang sangat diinginkan Kimmy. Saat itulah Kimmy menyadari kalau perasaannya sudah terbalaskan, Mavin juga menyukainya.

Bagian favorit ya? Hemmm... nggak spesifik sih, soalnya bagian favoritku itu menyebar (?) misalnya saat mereka lari-larian di lapangan upacara karena berani-beraninya dandan heboh couple-an pula, terus waktu Kimmy menyiapkan kejutan ultah untuk Mavin, tapi Kimmy malah diusir Mavin karena dia lagi kusut hoho galak-galak kiyut lah (?)

Rahasia Bintang




Judul : Rahasia Bintang
Pengarang : Dyan Nuranindya
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2006
Tebal Buku : 309 halaman
Harga : Rp 45.000
Jenis Buku : Teenlit


Satu lagi karya Dyan Nuranindya yang membuat aku suka novel cinta remaja, judulnya Rahasia Bintang. Novel ini bercerita tentang Keysha, cewek polos yang cerewet. Keysha saat masih kecil memiliki sahabat bernama Reno, tapi karena sesuatu, Reno harus pindah ke kota lain. Keysha sangat sedih saat itu. Ia memberikan kenang-kenangan pada Reno yakni sebuah mainan bola kaca, begitu juga Reno yang memberikan ketapel kesayangannya pada Keysha.

Tiba waktunya Reno pergi, ia tidak sengaja menyenggol mainan bola kaca pemberian Keysha. Mainan itu pecah dan Reno tidak sempat membereskannya karena mereka harus buru-buru menuju bandara. Melihat mainannya pecah, Keysha marah pada Reno. Ia membuang ketapel pemberian Reno, dan sejak itu dia nggak percaya lagi yang namanya sahabat. Bagi Keysha, lebih baik ia mempunyai banyak teman, daripada satu sahabat.




Menginjak SMA, Keysha dan Ibunya serta adiknya memutuskan untuk pindah ke Jakarta. Ia bersekolah di SMA yang sama dengan Aji, cowok berandalan dan tukang bikin onar di sekolah. Keysha selalu berusaha menghindar dari Aji, nggak mau berurusan dengan orang seperti Aji.

Tapi waktu berkata lain, Keysha memergoki Aji sedang sekarat dengan tangan penuh luka akibat tawuran. Keysha terjebak dalam perasaan kasihan tapi juga takut. Sejak pertemuan pertama itu, Aji semakin sering mengganggu Keysha. Aji sering bilang kalau dia dan Keysha sudah berpacaran pada orang-orang, padahal nggak sama sekali.

Aji memiliki rahasia besar, dan hanya Keysha yang tahu. Suatu hari Keysha mendapati Aji pingsan di dalam kamar mandi sekolah. "Gawat! Dia sakau!" Pikir Keysha saat itu. Tapi nggak disangka ternyata Aji mengidap penyakit maag, penyakit yang menurutnya nggak pantas diidap oleh 'preman besar' seperti dia. Aji mulai terbuka tentang semua masalahnya pada Keysha, termasuk penyebab kematian Ibunya dan betapa renggangnya hubungan Aji dengan Ayahnya.

Sayangnya kedekatan mereka nggak bisa dilanjutkan, padahal Aji sudah berpacaran dengan Keysha. Ibu Keysha dan Ayah Aji ternyata sudah menyiapkan resepsi pernikahan mereka. Walau sedikit tidak setuju, akhirnya Aji dan Keysha mengalah. Mereka memutuskan untuk berpisah (sebagai sepasang kekasih) toh, menjadi kakak-adik lebih baik.

Di hari pernikahan kedua orang tua mereka, Aji bertemu dengan Tasya, teman Keysha yang dulu disukainya. Keysha berusaha mendekatkan Tasya dan Aji, begitu juga Aji, yang berusaha menyatukan Keysha dengan Reno, sahabat Keysha sewaktu kecil yang muncul dengan nama samaran Rendy.



kenapa Rahasia Bintang? Karena tokoh utama di novel ini sudah tidak mempunyai sahabat untuk berbagi cerita, sehingga Keysha memilih untuk mencurahkan isi hatinya pada bintang, yang nggak pernah meninggalkan dirinya.

yeaaay bagian favorit, akhirnya bisa nulis bagian ini. Bagian kesukaanku dari novel ini adalah saat Aji bertingkah konyol di depan jendela kelas Keysha. Aji mencoba membujuk Keysha yang marah padanya, padahal saat itu masih jam pelajaran, dan bukan Keysha aja yang liat, temen sekelasnya juga ikut ngeliatin Aji. Itu bagian yang lucu dan bikin iri, bayangin cowok garang tiba-tiba jadi badut supaya pacarnya bisa senyum lagi >,<

Selasa, 28 Agustus 2012

Dealova



Judul : Dealova
Pengarang : Dyan Nuranindya
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2004
Tebal Buku : 304 halaman
Harga : Rp 34.500
Jenis Buku : Teenlit


Ini dia judul novel perintis yang membuat aku akhirnya suka baca novel remaja. Cerita sedikit nih, dulu buku bacaanku didominasi oleh genre horor, mistis, misteri, dan teman-temannya, tapi sejak baca Dealova, terbukalah hati untuk menyadari umurku waktu itu -____- oke oke selesai ceritanya...

Dealova, menceritakan tentang seorang gadis tomboy bernama Karra yang agak 'nyeleneh'. Biasanya cewek tomboy identik dengan rambut pendek dan tampang macho 'kan? Nah kalau Karra beda. Rambutnya panjang terus tampangnya manis. Karra punya kakak cowok yang sayaaaaaang banget sama dia. Sewaktu Iraz, kakak Karra, harus pergi ke luar negeri untuk kuliah, Karra dititipkan pada Ibel, sahabat Iraz yang jago main gitar. Ternyata seiring berjalannya waktu, Ibel mempunyai perasaan terpendam pada Karra, tapi karena sikap cuek-nya, Karra menganggap perhatian-perhatian yang diberikan Ibel padanya hanya sebatas rasa sayang kakak kepada adik, sama seperti perasaan Karra pada Ibel.

Karra suka pada olahraga basket, nggak peduli panas atau dingin, namanya juga tomboy. Pada suatu hari, muncul anak baru bernama Dira yang tampangnya sengak dan dingin. Saat pertama bertemu pun Karra sudah nggak suka pada Dira. Terlebih lagi karena Dira pernah nggak sopan mencium Karra di lapangan basket! padahal waktu itu nggak ada hubungan apa-apa di antara mereka. Sejak saat itu makin bencilah Karra pada Dira.




Semakin lama, mereka menyadari kalau jarak antara benci dan cinta itu tipis banget. Mereka juga semakin dekat karena selalu bertengkar. Pada suatu hari, Dira menyatakan perasaannya pada Karra di sebuah tempat yang indah bernama bukit bintang, dan ituuuu sangaaaaat romaaantiiiiis. Akhirnya mereka jadian deh.

Tapi nggak hanya sampai disitu ceritanya. Dira ternyata mengidap suatu penyakit berat, kanker otak. Selama ini Dira menutup-nutupinya dari semua orang termasuk Karra, sampai akhirnya tubuh Dira yang lemah roboh. Nyawa Dira nggak tertolong dan membuat Karra benar-benar shock dan sedih. Pribadi Karra yang sebelumnya ceria langsung berubah drastis menjadi cewek pemurung setelah kematian Dira. Sahabatnya Finta, yang selalu bisa membuat Karra tertawa juga sudah angkat tangan menhadapi Karra. Ibel yang sebelumnya sudah tidak memberikan perhatian lebih lagi pada Karra (karena Karra mencintai Dira) lalu turun tangan untuk mengembalikan kondisi Karra. Ibel kembali memberikan perhatian-perhatian pada Karra dan membuat cewek itu kembali senyum. Karra ingin bangkit dari keterpurukannya. Ia mencoba untuk menyukai orang lain, yaitu Ibel.

Bagian favoritku di novel ini adalah saat membaca surat yang dikirimkan Dira pada Karra yang sangaaaat amaaaat mengharukan, lebaynya aku sampai nangis waktu itu :')


Karra,
Maaf… karena selalu mebuatkamu marah
Maaf… karena selalu membuat kamu benci sama aku
Maaf… atas semua kepedihan yang aku timbulkan
Maaf… karena selalu membuat kamu mengalah dalam segala hal
Maaf… karena aku selalu keras kepala
Maaf… karena telah membuat kamu masuk ke dalam kehidupanku
Maaf… karena aku harus pergi ninggalin kamu

Terima kasih… karena kamu telah membuat hari-hariku indah
Terima kasih… karena kamu telah memperlihatkan mata yang paling indah yang pernah kulihat
Terima kasih… karena kamu telah membuat aku memiliki semangat untuk hidup
Terima kasih… karena kamu selalu menganggap aku pintar
Terima kasih… karena kamu mebuat aku sadar bahwa kita harus berjuang untuk hidup dan bahwa hidup ini harus diarungi melalui semangat, perjuangan dan kemauan keras
Terima Kasih… karena kamu memberikan kebahagiaan terbesar dalam hidupku
Terima Kasih… karena kamu telah luar biasa sabar menghadapi aku
Karena telah mengajari aku untuk mendoakan agar orang yang aku cintai bahagia
Karena telah mengubah hidupku yang kosong
Karena telah menjadi satu-satunya orang yang bisa membuatku mengalah
Karena telah memberikan sesuatu yang selama ini nggak bisa aku kasih ke kamu
Karena telah menjadi wanita yang luar biasa dan nggak tertandingi yang pernah masuk dalam kehidupanku

Terima Kasih… karena kamu telah menjadi bidadariku selama ini
Aku nggak akan kemana-mana

-Dira- 
(sumber surat)

Jumat, 24 Agustus 2012

First Post

Hai, saya Imas Permatasari.... akhirnya tercipta juga blog ini. BOOK-ER terinspirasi dari seorang teman saya, Alia Dani as known as Alinda Tania, yang seorang maniak novel sejati! Dia suka memosting resensi novel-novel yang bisa menjadi bayangan orang lain sebelum membeli novel itu, bisa dibilang biar 'ga kecolongan', beli novel yang tidak sesuai. Oh ya, tapi jangan bandingkan gaya bahasa saya dengan Alin dalam blog ini ya. Pembendaharaan kata Alin sangat luas, lagipula saya masih pemula hehehe. Satu lagi, kalian juga bisa mengunjungi blog pribadi saya di sini *berasa terkenal* hoho. Semoga bermanfaat :)