Judul : Keluarga Flood: Tersangka Utama (Floods 5: Prime Suspect)
Pengarang : Colin Thompson
Penerbit : Atria, 2007, 2009
Tebal Buku : 200 halaman
Harga : Rp 24.900
Jenis Buku : Fiksi ilmiah, Fantasi
Di buku kelima seri Keluarga Flood ini, anak-anak Flood harus dipusingkan dengan kedatangan mata-mata rahasia kakek mereka, Hearse Whispere, yang ingin menangkap mereka dengan sebuah rencana brilian yang akan tercatat dalam sejarah sebagai rencana tercerdik dan terlicik yang pernah ada. Hearse Whispere menamakan rencananya sebagai Rencana Profesor Belgia Yang Mati. Tujuan dari rencana ini tidak lain adalah untuk membuat Mordonna dan Nerlin, orang tua dari keluarga Flood, keluar dari persembunyian. Whispere akan meletakan mayat di Quicklime College, sekolah khusus penyihir di Patagonia dan membuat keadaan seakan-akan kelima anak keluarga Flood, Winchflat, Morbid, Silent, Merlinmary, dan Satanella yang bersekolah di sana dicurigai sebagai pembunuh.
Rencana Whispere ternyata berhasil, sehingga membuat kepala sekolah sihir memanggil FSI (semacam FBI-nya Amerika) untuk menyelidiki kasus ini. Grusom, sang legenda FSI terpilih untuk menyelesaikan kasus yang jarang terjadi ini, bersama dengan asisten barunya yang pintar dan menawan, Avid. Tapi, karena rencana Whispere benar-benar brilian, Grusom pun mencurigai kalau Flood bersaudaralah pembunuh Professor Belgia yang mayatnya ada di sekolah sihir, sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Whispere.
Flood bersaudara bersembunyi di rumah salah seorang teman Winchflat, Lord Clacton, disebuah padang gurun yang terpencil di Afrika, dengan bantuan alat buatan Winchflat, zoomy thing. Disana mereka mengirimkan sinyal pada adik bungsu mereka, Betty, yang berada di rumahnya di Acacia Venue. Tapi sialnya, Mordonna tidak mengizinkan Betty untuk menyusul saudaranya yang lain. Ia lebih memilih untuk menjadikan dirinya sebagai alat pemancing untuk menjebak Whispere.
Dengan bantuan Chloe Of Clacton, banteng macho seberat 180 kg yang suka mengamuk (Chloe bisa menjadi sejinak anak kucing dan jatuh cinta pada Mordonna hanya dengan melihat mata Mordonna yang indah) , serta bantuan lima anaknya, Mordonna berhasil mengurung Whispere didalam botol kaca super yang transparan buatan Winchflat. Morbid dan Silent, anak kembarnya, menyelam ke dalam palung Mariana dan menyuruh peliharaan mereka, Twinkletoes (seekor gurita vampir yang lebih mirip sotong) , untuk menjaga botol berisi Whispere dan memakan semua hal yang berusaha mendekati botol itu. Hal ini dianggap tidak akan membahayakan manusia, karena Twinkletoes tinggal di kedalaman yang tidak sanggup dijangkau manusia.
Kehidupan kembali normal. Kepala sekolah yang dari awal percaya kalau Flood bersaudara tidak bersalah juga merasa lega. Keluarga Flood berencana untuk berlibur, hal yang sama sekali belum pernah mereka lakukan. Bagaimana dengan Grusom? Ia menjadi gila dan tinggal di Rumah Pensiunan FSI, dalam ruangan yang ditutupi busa dan menghadap lahan pekuburan, sedangkan Avid asistennya, menikah dengan orang yang mapan, baik hati, dan bekerja di bank, sama seperti impiannya.
Secara keseluruhan novel ini agak sedikit tidak pantas untuk dibaca anak-anak, karena terlalu banyak hal menjijikan yang dibahas didalamnya, seperti katakombe penuh mayat yang berlendir, keadaan mayat yang dibunuh dengan sebelas cara berbeda, dan prose kloning 'mayat hidup' yang benar-benar menggelikan, tapi....aku suka jalan ceritanya yang ringan tapi tetap membuat penasaran, karena cara Colin membawakan ceritanya dengan hiperbola, sehingga membuat kita kadang bingung harus tertawa atau muntah.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar